Teheran, Purna Warta – Juru bicara Angkatan Bersenjata Iran mengatakan Iran telah muncul lebih kuat di arena strategis pasca perang 12 hari yang diberlakukan oleh rezim Israel dan AS pada bulan Juni.
Baca juga: Szijjarto: Rusia dan Hongaria Harus Melawan Tekanan Eksternal
Mengomentari latihan militer gabungan antar negara anggota SCO yang digelar di Iran pekan lalu, Brigadir Jenderal Abolfazl Shekarchi mengatakan Iran berbagi pengalaman lapangannya dengan negara-negara anggota SCO selama latihan perang Sahand 2025.
Sinergi antar negara anggota Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) membentuk “kekuatan yang independen dan kuat melawan sistem hegemonik Barat,” ujarnya.
Jenderal tersebut menambahkan bahwa partisipasi aktif Iran dalam mekanisme ini menunjukkan bahwa negara tersebut, setelah perang 12 hari, tidak melemah atau terisolasi, melainkan hadir “lebih kokoh daripada sebelumnya” di arena-arena kunci dan strategis.
Baca juga: Utusan Khusus Presiden Rusia dan Uni Eropa Berusaha Sabotase Kesepakatan Damai Ukraina
Iran yang kuat akan terus berada di jalur kekuatan yang lebih besar, tegasnya.
Shekarchi juga mengumumkan rencana Iran untuk menjadi tuan rumah konferensi internasional Shanghai tentang operasi psikologis, media, dan kognitif tahun depan.


