Iran Ucapkan Selamat kepada Spanyol atas Kemenangan di Piala Dunia FIFA 2026

Iran ucapkan selamat

Tehran, Purna Warta – Iran mengucapkan selamat kepada Spanyol atas keberhasilannya menjuarai Piala Dunia FIFA 2026, seraya menyatakan bahwa gelar tersebut merupakan pencapaian yang sepenuhnya layak diraih berkat bakat, dedikasi, dan kerja sama tim yang kuat.

Dalam sebuah pesan berbahasa Spanyol yang diunggah di platform X, Kedutaan Besar Iran di Madrid menyampaikan ucapan selamat atas nama bangsa Iran kepada Spanyol atas kemenangan tersebut.

“Atas nama bangsa Iran, kami dengan sepenuh hati mengucapkan selamat kepada Spanyol atas kemenangan gemilang mereka di Piala Dunia.”

Kedutaan Besar Iran menambahkan bahwa gelar juara yang “sepenuhnya layak” tersebut merupakan “buah dari bakat, dedikasi, dan semangat kerja sama tim.”

Selain itu, kedutaan juga menyampaikan selamat kepada rakyat Spanyol atas “kemenangan bersejarah” tersebut.

Spanyol dinobatkan sebagai juara Piala Dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah mereka pada Minggu, setelah mengalahkan juara bertahan Argentina dengan skor 1-0 melalui babak perpanjangan waktu di Stadion MetLife, New Jersey.

Setelah pertandingan berakhir tanpa gol selama 90 menit, pemain pengganti Ferran Torres memecah kebuntuan pada menit ke-106 dengan penyelesaian dari jarak dekat yang menghasilkan gol penentu kemenangan bagi Spanyol.

Argentina, yang harus bermain dengan 10 orang setelah Enzo Fernández menerima kartu merah menjelang akhir waktu normal, bertahan dengan gigih. Namun, meski melancarkan tekanan pada menit-menit akhir, mereka gagal mencetak gol penyeimbang.

Spanyol mendominasi sebagian besar jalannya pertandingan dan menciptakan peluang-peluang yang lebih berbahaya sebelum akhirnya memecahkan kebuntuan pada babak tambahan.

Kemenangan tersebut memastikan gelar Piala Dunia pertama bagi Spanyol sejak tahun 2010 sekaligus mengakhiri masa kejayaan Argentina sebagai juara dunia.

Kemenangan Spanyol, meskipun merupakan prestasi olahraga, juga dinilai memiliki makna politik yang lebih dalam karena dianggap mencerminkan semakin terisolasinya entitas Zionis di panggung internasional serta meningkatnya penolakan global terhadap kejahatan-kejahatan yang dituduhkan kepadanya.

Spanyol telah mengakui Negara Palestina, dan pemerintahan Perdana Menteri Pedro Sánchez secara terbuka menggunakan istilah genosida untuk menggambarkan apa yang terjadi di Gaza. Pemerintahnya juga telah mengambil langkah-langkah untuk memperkuat embargo senjata terhadap Israel.

Di tengah berlanjutnya perlawanan rakyat Palestina yang digambarkan sebagai heroik, momen-momen seperti ini disebut sebagai pengingat bahwa perjuangan menegakkan keadilan melampaui batas-batas negara. Kegembiraan di Palestina dan di kalangan para pendukungnya atas keberhasilan Spanyol disebut mencerminkan semangat yang tak tergoyahkan dari sebuah bangsa yang menolak untuk dihapuskan, meskipun tengah menghadapi salah satu serangan paling brutal dalam sejarah modern.

Ketua Federasi Sepak Bola Iran: Gelar Piala Dunia Spanyol Milik Bangsa yang Menentang Kejahatan Zionis

Ketua Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, juga menyampaikan ucapan selamat kepada Spanyol atas kemenangan mereka di Piala Dunia 2026. Ia menyatakan bahwa gelar tersebut diraih oleh sebuah bangsa yang “berdiri menentang kejahatan dan pendudukan rezim Zionis.”

Dalam surat yang dikirim kepada Rafael Louzán, Presiden Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF), pada Senin, Taj memuji sikap Spanyol yang disebutnya “berkomitmen dan berani” dalam menentang kejahatan dan pendudukan Israel.

“Dunia merayakan kemenangan Spanyol bukan hanya karena penampilan gemilang dan kualitas sepak bola tim tersebut, tetapi juga karena trofi ini menjadi milik sebuah bangsa yang, dalam salah satu ujian moral paling penting dan paling sulit di dunia kontemporer, tidak memilih diam di hadapan penindasan,” tulisnya.

Ketua Federasi Sepak Bola Iran itu menambahkan bahwa gelar juara tersebut diraih oleh sebuah bangsa yang dengan berani menyuarakan dukungan kepada rakyat Palestina dan menentang kejahatan Israel.

“Spanyol mencapai puncak sepak bola dunia pada saat sikap rakyat dan pemerintahnya yang jelas, manusiawi, dan berani dalam menentang kejahatan serta pendudukan rezim Zionis, telah memperoleh penghormatan dan kekaguman dari orang-orang merdeka di seluruh dunia,” tegasnya.

Taj mengatakan bahwa kemenangan Spanyol tidak hanya membawa kegembiraan bagi para penggemar sepak bola di negara itu, tetapi juga bagi banyak orang di berbagai belahan dunia yang tidak mengorbankan martabat kemanusiaan demi kepentingan politik dan memilih berdiri bersama rakyat Palestina yang tertindas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *