Teheran, Purna Warta – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menekankan perlunya menjaga hubungan baik dengan Turki dan mengatasi perbedaan pendapat tentang masalah regional.
Ketika ditanya tentang hubungan antara Teheran dan Ankara setelah pergolakan politik yang terjadi di Suriah, Esmaeil Baqaei mengatakan dalam konferensi pers pada hari Senin bahwa Iran dan Turki memiliki hubungan baik sebagai dua negara tetangga Muslim.
Baca juga: Diplomat Tinggi Iran Kunjungi Aljazair
Iran dan Turki bertekad untuk menjaga hubungan dekat mereka, katanya, seraya menambahkan, “Kita perlu mengelola perbedaan pendapat tentang masalah regional.”
Baqaei mengatakan Iran telah dengan jelas memperingatkan sejak awal perkembangan di Suriah bahwa rezim Zionis akan menjadi satu-satunya pihak yang diuntungkan dari kekosongan kekuasaan untuk mengulangi kejahatannya di negara-negara Islam.
Mengecam serangan Israel yang telah menghancurkan infrastruktur Suriah dalam beberapa bulan terakhir, juru bicara Iran menyatakan harapan bahwa semua negara di kawasan akan melakukan upaya kolektif untuk mencegah kejahatan rezim Zionis di seluruh kawasan.
Dalam percakapan telepon pada tanggal 29 Maret, presiden Iran dan Turki mempertimbangkan rencana pertemuan untuk membicarakan isu-isu yang menjadi kepentingan bersama serta perkembangan regional dan internasional.
Presiden Iran menyatakan optimisme tentang penyelenggaraan pertemuan di masa mendatang, menekankan pentingnya memperdalam hubungan dan meningkatkan hubungan, serta membahas perkembangan regional dan internasional.


