Teheran, Purna Warta – Seorang juru bicara militer menolak klaim bahwa Iran telah melakukan operasi rudal atau drone terhadap UEA, dan memperingatkan Abu Dhabi agar tidak mengizinkan wilayahnya digunakan oleh pasukan Amerika dan Israel untuk melawan Iran.
Juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbia Iran mengatakan pada Selasa malam bahwa Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran tidak melakukan operasi rudal atau drone apa pun terhadap Uni Emirat Arab dalam beberapa hari terakhir.
Ia secara tegas menolak laporan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertahanan UEA, dengan mengatakan bahwa tuduhan tersebut sepenuhnya salah dan tidak memiliki kebenaran sama sekali.
Juru bicara tersebut menyatakan bahwa jika Iran telah melakukan operasi semacam itu, negara tersebut akan mengumumkannya dengan jelas dan tegas.
Ia juga memperingatkan para pejabat Uni Emirat Arab agar tidak membiarkan negara mereka menjadi basis bagi pasukan Amerika dan Zionis serta peralatan militer mereka, dengan mengatakan bahwa negara Islam tidak boleh menjadi tempat perlindungan bagi kekuatan yang dipandang sebagai musuh dunia Muslim.
Menurut juru bicara tersebut, otoritas Uni Emirat Arab harus menghindari jebakan Amerika Serikat dan rezim Zionis dan harus menahan diri dari terlibat dalam kampanye media, tuduhan, dan propaganda terhadap bangsa Iran, alih-alih menghadapi para agresor.
Sayangnya, Uni Emirat Arab telah berubah menjadi salah satu basis utama bagi pasukan Amerika dan Israel di kawasan tersebut dan telah menjadi pusat utama bagi pengerahan pasukan dan peralatan militer mereka, tambahnya.
Juru bicara tersebut menambahkan bahwa kampanye media, tuduhan, dan upaya untuk menggambarkan diri sebagai korban tidak akan menyelesaikan masalah atau membantu memperbaiki suasana internasional.
Ia mengatakan bahwa sikap menahan diri Iran dalam menghadapi bantuan Uni Emirat Arab kepada musuh-musuh umat Islam dan Iran sejauh ini hanya dilakukan karena kepedulian terhadap keamanan dan kesejahteraan umat Muslim yang tinggal di negara Arab tersebut.
Dia memperingatkan bahwa jika ada tindakan yang dilancarkan dari wilayah Uni Emirat Arab terhadap pulau-pulau, pelabuhan, atau garis pantai Iran, Teheran akan memberikan “tanggapan yang menghancurkan dan menimbulkan penyesalan.”


