Iran Mengecam Langkah Militer AS di Karibia, Menyatakan Dukungan Penuh untuk Venezuela

Teheran, Purna Warta – Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengecam AS karena mengerahkan armada angkatan laut ke Karibia, menyebut langkah militer itu ilegal dan ancaman terhadap perdamaian dan keamanan internasional.

Baca juga: Iran Kecam Kejahatan Genosida Israel, Desak Aksi Global untuk Tegakkan Hukum Internasional

Pezeshkian menyampaikan pernyataan tersebut selama percakapan telepon dengan Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada hari Selasa, di mana kedua presiden meninjau kerja sama bilateral dan membahas perkembangan terkini di kawasan Karibia.

Pezeshkian mengatakan Iran dan Venezuela memiliki aliansi strategis dan persahabatan yang telah lama terjalin, berakar pada ikatan yang dalam antara kedua pemerintah dan negara. Ia mengatakan Iran menganggap Venezuela sebagai teman dan sekutu sejati dan mendukung negara tersebut dalam segala keadaan, terutama selama situasi sensitif saat ini.

Ia juga menegaskan kembali dukungan Iran untuk kemerdekaan, keamanan, dan stabilitas Venezuela, dengan mengatakan bahwa Teheran memantau dengan saksama perkembangan regional dan aktivitas AS sambil menyatakan solidaritas penuh dengan pemerintah dan rakyat Venezuela.

Pezeshkian mengutuk tindakan AS yang melanggar hukum di Karibia, dengan mengatakan bahwa pengerahan armada perang Washington ke Karibia dan pantai Venezuela dengan “dalih yang tidak berdasar” sepenuhnya ilegal, melanggar norma internasional, dan merupakan preseden berbahaya yang mengancam perdamaian dan keamanan global.

Presiden mengatakan Iran siap untuk memperluas kerja sama komprehensif dengan Venezuela, dan menyatakan apresiasi atas dukungan Caracas di arena internasional. Ia menambahkan bahwa Iran menganggapnya sebagai kewajiban untuk mendukung bangsa Venezuela yang bersahabat dan bersaudara dan sepenuhnya siap untuk memperluas kerja sama di semua bidang.

Pezeshkian juga merujuk pada persatuan dan tekad nasional rakyat Venezuela dalam mengatasi tantangan, dan menyatakan keyakinan bahwa Venezuela akan mengatasi kesulitan-kesulitannya melalui solidaritas dan kohesi, sehingga membuat para musuh semakin putus asa. Ia juga menyampaikan harapannya untuk pertumbuhan, kemajuan, perdamaian, dan keamanan bagi pemerintah dan rakyat Venezuela di tahun baru.

Sementara itu, Maduro berterima kasih kepada Iran atas dukungannya yang konsisten, mengatakan bahwa kedua negara selalu berdiri bersama dan membangun hubungan yang kuat selama bertahun-tahun, membangun model kerja sama persahabatan untuk perdamaian, kemitraan, dan pembangunan.

Merujuk pada ketegangan baru-baru ini di Karibia, Maduro menggambarkan tindakan AS sebagai provokatif, tidak perlu, dan bertentangan dengan Piagam PBB, mengatakan bahwa tuduhan palsu Washington terhadap “bangsa Venezuela yang mulia” telah ditolak oleh opini publik global, termasuk di AS, serta oleh rakyat Venezuela.

Baca juga: Araqchi: Iran Tak Akan Ragu Menangkal Agresi Asing

Maduro menekankan persatuan dan tekad bangsa Venezuela dalam membela perdamaian dan kemerdekaan serta melawan “fabrikasi” AS, mengatakan bahwa Venezuela lebih kuat dan lebih bersatu dari sebelumnya dan semakin siap setiap hari untuk mencapai perdamaian dan kemenangan. Ia mengatakan negara itu akan terus melanjutkan jalannya menuju pembangunan dan kemajuan.

Ia juga menyampaikan salam hangatnya kepada Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei dan rakyat Iran, menekankan kelanjutan kerja sama strategis antara Teheran dan Caracas.

Maduro mencatat bahwa kedua negara akan tetap menjalin kontak erat dan akan bekerja untuk perdamaian dan pembangunan, menggambarkannya sebagai tanggung jawab bersama mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *