Iran Menegaskan Kembali Dukungan untuk Lebanon dalam Pesan-Pesan yang Memperingati Hari Perlawanan

Teheran, Purna Warta – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi, dalam pesan terpisah kepada Ketua Parlemen Lebanon Nabih Berri dan Sekretaris Jenderal Hizbullah Sheikh Naim Qassem, mengucapkan selamat kepada pemerintah Lebanon, bangsa, dan gerakan perlawanan pada peringatan Hari Perlawanan dan Pembebasan.

Dalam pesan-pesannya, Araqchi memperingati kemenangan bersejarah bangsa Lebanon dalam memaksa rezim Zionis untuk mundur dari Lebanon selatan pada tahun 2000.

Ia juga menegaskan kembali dukungan teguh dan berkelanjutan Republik Islam Iran untuk kemerdekaan, kedaulatan, dan integritas teritorial Lebanon, serta perlawanan sah rakyat Lebanon terhadap pendudukan dan agresi rezim Zionis.

Penarikan pasukan Israel dari Lebanon selatan pada Mei 2000 secara luas dianggap di kawasan itu sebagai kemenangan bersejarah bagi gerakan perlawanan Lebanon setelah hampir dua dekade pendudukan. Rezim Israel telah menduduki sebagian besar wilayah Lebanon selatan sejak invasi tahun 1982 dan kemudian mempertahankan apa yang disebut “zona keamanan” dengan dukungan milisi Tentara Lebanon Selatan.

Selama bertahun-tahun, kelompok-kelompok perlawanan Lebanon, terutama Hizbullah, melakukan operasi berkelanjutan melawan pasukan pendudukan Israel dan milisi sekutunya, secara bertahap meningkatkan biaya militer dan politik pendudukan. Kampanye perlawanan, dikombinasikan dengan meningkatnya korban jiwa dan tekanan domestik yang semakin besar di dalam wilayah pendudukan, akhirnya memaksa rezim Zionis untuk menarik pasukannya secara sepihak dari sebagian besar Lebanon selatan pada Mei 2000 tanpa mengamankan kesepakatan atau konsesi apa pun.

Pembebasan Lebanon selatan menjadi momen penting bagi poros perlawanan dan dirayakan di seluruh dunia Arab dan Islam sebagai contoh pertama di mana rezim Israel dipaksa untuk mundur dari tanah Arab yang diduduki melalui perlawanan bersenjata. Hari jadi ini diperingati setiap tahun di Lebanon sebagai “Hari Perlawanan dan Pembebasan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *