Iran Mendesak Tindakan Tegas untuk Melindungi Warga Sipil di El-Fasher, Sudan

Teheran, Purna Warta – Iran menyuarakan kekhawatiran mendalam atas situasi kemanusiaan yang memburuk dengan cepat di dalam dan sekitar el-Fasher, dan mendesak Dewan Hak Asasi Manusia PBB untuk melawan campur tangan asing, menghentikan transfer senjata yang memicu konflik, dan menegakkan integritas teritorial Sudan.

Baca juga: Jaringan Israel Sebut Film Dokumenter Ibrani Tasnim ‘Perang Propaganda Melawan Israel’

Berpidato pada Sidang Istimewa ke-38 Dewan Hak Asasi Manusia, yang diadakan di Swiss pada 14 November, Duta Besar Iran untuk kantor PBB yang berbasis di Jenewa, Ali Bahraini, memperingatkan bahwa krisis di el-Fasher telah mencapai tingkat yang menghancurkan, ditandai dengan kelaparan, pengungsian, dan penderitaan warga sipil yang meluas. Ia juga mengkritik komunitas internasional atas kebisuan dan ketidakpedulian mereka, dengan alasan bahwa standar ganda dan aliran senjata yang terus berlanjut telah memperburuk konflik.

Berikut teks pernyataannya:

Bapak Presiden,

Republik Islam Iran menyampaikan keprihatinan mendalam atas meningkatnya situasi hak asasi manusia dan kemanusiaan di dalam dan sekitar el-Fasher, di tengah konflik yang sedang berlangsung di Sudan. Kelaparan parah, pengungsian massal, dan penderitaan warga sipil yang meluas merupakan salah satu krisis kemanusiaan paling parah di dunia, yang menuntut perhatian segera.

Kami sangat menyesalkan kebisuan yang terus berlanjut dan kurangnya tindakan tegas, yang telah memperburuk krisis dan mencerminkan standar ganda yang meresahkan. Yang menjadi perhatian khusus adalah kegagalan berkelanjutan untuk secara efektif mencegah transfer senjata yang berkontribusi pada kekejaman ini.

Baca juga: Penasihat Pemimpin Iran Puji Hubungan Iran-Tiongkok sebagai Model Kerja Sama yang Efektif

Intervensi asing, termasuk pasokan senjata dan perekrutan tentara bayaran, memicu konflik dan memperdalam krisis kemanusiaan. Iran menekankan pentingnya menghormati integritas wilayah Sudan.

Iran dengan tegas menolak segala upaya untuk memaksakan situasi “pemerintahan ganda” atau untuk melemahkan otoritas pusat pemerintah Sudan yang sah. Kami menyerukan kepada semua Negara Anggota untuk bertindak tegas, melindungi warga sipil, dan mendukung perdamaian dan persatuan abadi di Sudan.

Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *