Teheran, Purna Warta – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengecam kebijakan intervensionis Washington di Karibia dan menyuarakan solidaritas Teheran dengan Venezuela dalam menghadapi ancaman AS.
Baca juga: Iran Bantah Klaim Tak Berdasar dalam Pernyataan Bersama PGCC-Inggris
Araqchi, yang berada di New York untuk menghadiri sidang tahunan Majelis Umum PBB, bertemu pada hari Sabtu dengan mitranya dari Venezuela, Yvan Eduardo Gil Pinto.
Menyatakan kepuasan atas hubungan yang erat dan langgeng antara Teheran dan Caracas, kedua menteri tersebut menegaskan kembali tekad negara mereka untuk memperluas hubungan di segala bidang.
Meninjau perkembangan regional terkini di Karibia dan Asia Barat, kedua diplomat tersebut memperingatkan bahaya yang ditimbulkan oleh unilateralisme dan pelanggaran hukum oleh Amerika Serikat dan beberapa sekutunya. Mereka juga menggarisbawahi perlunya semua pemerintah memikul tanggung jawab mereka dalam menegakkan prinsip-prinsip Piagam PBB dan menghormati hukum internasional.
Araqchi mengecam keras kebijakan intervensionis Washington di Karibia dan menyebut ancaman terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Venezuela sebagai hal yang tidak dapat diterima. Ia juga menyatakan solidaritas Iran dengan rakyat dan pemerintah Venezuela.
Baca juga: Utusan Iran untuk PBB: Kebohongan PM Israel di PBB Ditujukan untuk Menutupi Kejahatan
Kedua menteri tersebut lebih lanjut mengecam genosida yang sedang berlangsung di Gaza, yang menurut mereka terus berlanjut dengan keterlibatan langsung AS. Mereka memperingatkan bahwa impunitas rezim Israel merupakan ancaman langsung bagi perdamaian dan keamanan internasional, serta menyerukan tindakan global yang mendesak untuk menghentikan genosida dan meminta pertanggungjawaban para pelaku dan pendukung mereka.


