Iran Kecam Pembunuhan Staf Al Jazeera oleh Israel di Gaza

Teheran, Purna Warta – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengecam pembunuhan lima jurnalis Al Jazeera oleh rezim Zionis di Kota Gaza, dan menyerukan aksi global melawan kejahatan genosida Israel.

Baca juga: Iran Tekankan Perlunya Klarifikasi Dimensi Kejahatan Teroris di Mazar-i-Sharif

“Lencana pers bukanlah perisai melawan penjahat perang genosida yang takut dunia menyaksikan kekejaman mereka. Lima jurnalis lainnya—seluruh tim Al Jazeera—dibunuh dengan kejam oleh serangan udara yang disengaja oleh rezim Israel terhadap tenda mereka di Kota Gaza,” ujar Jubir Kemlu Iran dalam sebuah unggahan di akun X miliknya pada hari Senin.

“Sementara itu, warga Gaza dibantai, dibiarkan kelaparan, dan menjadi sasaran ‘perangkap makanan’ Israel-Amerika,” tambahnya.

“Kecaman keras adalah syarat minimum bagi setiap manusia yang baik, tetapi dunia harus segera bertindak untuk menghentikan genosida yang mengerikan ini dan meminta pertanggungjawaban para pelakunya. Ketidakpedulian dan ketidakaktifan merupakan keterlibatan dalam kejahatan Israel,” tegas juru bicara Iran tersebut.

Militer rezim Israel telah mengaku bertanggung jawab atas serangan terarah tersebut, yang menewaskan koresponden Anas al-Sharif dan Mohammed Qreiqeh, juru kamera Ibrahim Zaher dan Moamen Aliwa, serta asisten mereka, Mohammed Noufal.

Baca juga: Pezeshkian: Iran Butuhkan Kegigihan yang Bermartabat dan Pertahanan yang Tak Tergoyahkan

Komite Perlindungan Jurnalis telah menyerukan pertanggungjawaban. National Press Club juga mendesak penyelidikan dan Freedom of the Press Foundation mengimbau tindakan untuk menghentikan serangan lebih lanjut terhadap media.

Perang Israel di Gaza telah menewaskan sedikitnya 61.430 orang dan melukai 153.213 orang sejak Oktober 2023.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *