Iran dan Belanda Serius Melanjutkan Perundingan Politik

Teheran, Purna Warta – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi dan mitranya dari Belanda, David van Weel, menegaskan kembali kesiapan kedua negara untuk memulai kembali konsultasi politik dan konsuler bilateral, dan menyebut langkah tersebut penting untuk memperkuat kerja sama. Araqchi, yang berada di Den Haag untuk menghadiri Sidang ke-30 Konferensi Negara-Negara Pihak Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW), bertemu dengan van Weel pada hari Selasa.

Baca juga: Komandan Iran: Kapal Baru Akan Bergabung dengan Armada Angkatan Laut Iran

Dalam pembicaraan mereka, diplomat senior Iran dan Belanda itu meninjau hubungan bilateral dan bertukar pandangan tentang perkembangan regional dan internasional.

Menindaklanjuti kunjungan pejabat senior Kementerian Luar Negeri Belanda ke Teheran baru-baru ini, kedua belah pihak menekankan bahwa menghidupkan kembali konsultasi politik dan konsuler yang terstruktur akan menandai langkah maju yang signifikan dalam memperluas hubungan antara kedua negara.

Menyoroti lanskap global yang berkembang pesat dan semakin kuatnya pengaruh unilateralisme konfrontatif terhadap hubungan internasional, Araqchi menggarisbawahi tanggung jawab semua pemerintah untuk menegakkan supremasi hukum dan menahan diri dari mendukung—atau bersikap acuh tak acuh terhadap—pelanggaran hukum dan tindakan pemaksaan di panggung dunia.

Menteri Luar Negeri Iran juga menyoroti penderitaan yang dialami warga Iran yang menjadi korban senjata kimia yang digunakan oleh rezim Saddam Hussein, termasuk di kota Sardasht.

Baca juga: Iran dan Pakistan Koordinasikan Dukungan untuk Palestina dalam Perundingan Tingkat Tinggi

Araqchi menekankan tanggung jawab negara-negara Eropa yang secara langsung maupun tidak langsung membantu program senjata kimia Irak, termasuk Belanda dan Jerman. Ia juga menyerukan kerja sama serius dari negara-negara ini untuk memastikan penyelidikan yudisial yang independen terhadap orang perseorangan dan badan hukum yang terlibat dalam kejahatan perang kimia yang dilakukan oleh rezim Irak sebelumnya terhadap rakyat Iran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *