Imam Khamenei: Fantasi Palsu Klaim Iran Melemah; Masa Depan Bukti Siapa yang Melemah

Lemah

Tehran, Purna Warta – Dalam pertemuan itu, Pemimpin Revolusi Islam menggambarkan kemajuan dan inovasi sektor swasta sebagai sumber harapan dan dorongan. Beliau menekankan pentingnya upaya media yang serius untuk memberi tahu masyarakat, terutama generasi muda, tentang pencapaian ini. Imam Khamenei juga menegaskan bahwa sistem pengambilan keputusan dan eksekutif negara harus mendukung sektor swasta dan menghilangkan hambatan untuk pertumbuhan dan kemajuan di masa depan.

Baca juga: Gencatan Senjata Gaza Buktikan Hamas Tak Tergantikan dan Tak Bisa Dikalahkan

Imam Khamenei menyebut gencatan senjata dan kemenangan Gaza sebagai bukti nyata dari prediksi bahwa perlawanan tetap hidup dan akan terus hidup. Beliau berkata:
“Apa yang terjadi di depan mata dunia seperti sebuah legenda, di mana mesin perang besar seperti Amerika Serikat, yang tidak peduli dengan nilai-nilai kemanusiaan, memberikan bom penghancur bunker kepada rezim Zionis yang menindas dan haus darah. Rezim tanpa belas kasihan itu mengebom 15.000 anak di rumah dan rumah sakit mereka, tetapi tetap gagal mencapai tujuannya.”

Pemimpin Revolusi Islam menekankan bahwa tanpa dukungan Amerika Serikat, rezim Zionis sudah akan bertekuk lutut dalam beberapa minggu pertama perang. Beliau juga mencatat bahwa selama lebih dari satu tahun terakhir, rezim Zionis melakukan kejahatan besar, mengebom rumah, rumah sakit, masjid, dan gereja di Gaza. Namun, pada akhirnya, tidak hanya gagal mencapai tujuannya untuk menghancurkan Hamas, tetapi juga terpaksa duduk di meja negosiasi dengan Hamas dan menerima syarat-syaratnya untuk gencatan senjata.

Imam Khamenei menggambarkan vitalitas dan kemenangan perlawanan dalam insiden Gaza sebagai contoh tradisi ilahi kemenangan melalui keteguhan. Beliau menekankan:
“Di mana pun ada keteguhan oleh hamba-hamba Allah yang baik, kemenangan pasti terjadi.”

Baca juga: Berapa Banyak Hulu Ledak Nuklir di Dunia?

Imam Khamenei juga merespons pernyataan khayalan tentang Iran yang melemah:
“Masa depan akan menunjukkan siapa yang sebenarnya melemah. Seperti Saddam yang dengan anggapan Iran lemah melancarkan agresinya, dan Reagan, dengan khayalan yang sama, memberinya dukungan luas. Namun, akhirnya, keduanya, bersama puluhan individu lain yang delusional, menemui kehancuran, sementara Republik Islam semakin kuat dari hari ke hari. Dengan izin Tuhan, pengalaman ini akan terulang.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *