Teheran, Purna Warta – Mantan Menteri Urusan Ekonomi dan Keuangan Abdolnaser Hemmati telah ditunjuk sebagai gubernur baru Bank Sentral Iran (CBI), dengan pengendalian inflasi disebut sebagai salah satu prioritas utamanya di tengah tekanan ekonomi yang sedang berlangsung.
Menurut Juru Bicara Pemerintah Fatemeh Mohajerani, Hemmati terpilih sebagai kepala CBI baru selama pertemuan kabinet pada hari Rabu. Hemmati menggantikan Mohammad Reza Farzin di posisi tersebut.
Mohajerani mengatakan proses penunjukan Hemmati sebagai gubernur baru Bank Sentral Iran dilakukan setelah ia menerima nilai tertinggi dari para ahli di sektor perbankan dan diselesaikan setelah pemungutan suara kepercayaan oleh pemerintah.
Dalam pidatonya di rapat kabinet, Hemmati menguraikan tiga pilar utama agenda yang direncanakannya. Pilar-pilar tersebut meliputi pengendalian inflasi, pengendalian nilai tukar dengan memberantas korupsi dan praktik mencari keuntungan yang terkait dengan sistem mata uang bertingkat, serta pengelolaan ketidakseimbangan perbankan dan pencegahan pertumbuhan cerukan berlebihan oleh bank.
Pengangkatan Hemmati, yang pernah memimpin Bank Sentral dari Agustus 2018 hingga Mei 2021, terjadi pada saat ekonomi Iran sedang bergulat dengan depresiasi mata uang nasional dan inflasi yang melonjak, perkembangan yang telah mengguncang pasar dan sangat membebani rumah tangga dan bisnis.


