Teheran, Purna Warta – Sebuah situs web pelacakan pengiriman minyak global melaporkan pada hari Kamis bahwa dua kapal tanker Iran telah berhasil melewati blokade angkatan laut AS yang ilegal terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Dalam sebuah unggahan X hari ini, TankerTrackers, yang menggunakan citra satelit untuk menentukan lokasi kapal, mengatakan bahwa sebuah kapal tanker yang diidentifikasi sebagai VINA/VALLEY, yang secara rutin mengirimkan LPG Iran ke Yaman, memasuki perimeter blokade.
Kapal tersebut, tambahnya, terdeteksi oleh Sistem Identifikasi Otomatis (AIS), sebuah sistem pelacakan otomatis yang dirancang untuk menghindari tabrakan dan meningkatkan kesadaran situasional dalam navigasi.
TankerTrackers juga mencatat bahwa kapal tanker minyak Iran lainnya berhasil melewati blokade AS. Kedua kapal tanker minyak yang dikenai sanksi AS tersebut dalam keadaan kosong, menurut pelacak satelit tersebut.
Iran menutup Selat Hormuz bagi musuh dan sekutunya setelah diluncurkannya agresi AS-Israel yang tidak beralasan terhadap Republik Islam pada 28 Februari.
Iran mulai menerapkan kontrol yang jauh lebih ketat bulan lalu setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan blokade tidak manusiawi terhadap kapal dan pelabuhan Iran yang melanggar ketentuan gencatan senjata yang dimediasi Pakistan yang mulai berlaku pada 8 April dan diperpanjang secara sepihak oleh Washington.
Pada hari Senin, Amerika Serikat meluncurkan apa yang disebut Proyek Kebebasan yang konon bertujuan untuk membuka kembali Selat Hormuz secara paksa.
Namun, dua hari kemudian, AS terpaksa menghentikan kampanye militernya di jalur air strategis tersebut di tengah ketahanan Iran yang teguh terhadap pembajakan Amerika dan ancaman terhadap keamanan maritim.


