Bentrokan antara Suku-suku Lebanon dan Kelompok Tahrir Al-Sham

suku Lebanon Tahrir Al-Sham

Damaskus, Purna Warta – Selama beberapa hari terakhir, bentrokan terjadi antara suku-suku Lebanon dan kelompok bersenjata yang dikenal sebagai Tahrir al-Sham di wilayah Bekaa, yang berbatasan dengan Suriah.

Baca juga: Kanselir Jerman Lakukan Percakapan Telepon dengan Al-Julani

Tahrir al-Sham, yang dipimpin oleh Ahmad al-Sharaa, lebih dikenal sebagai Al-Julani/Joulani, telah menguasai Suriah dengan dukungan terang-terangan dari Turki, Qatar, Amerika Serikat, dan rezim Zionis. Sumber-sumber berita di Suriah melaporkan bahwa dalam beberapa hari terakhir, kelompok bersenjata tersebut telah menyerang beberapa desa di dekat perbatasan Lebanon-Suriah.

Sebagai respons terhadap serangan Tahrir al-Sham terhadap desa Hawik di wilayah al-Qusayr, yang berbatasan dengan Lebanon, dua suku Lebanon segera bangkit untuk membela penduduk desa. Bentrokan sengit pun terjadi antara mereka dan kelompok bersenjata Joulani, di mana kedua belah pihak menggunakan senjata ringan dan semi-berat.

Di sisi lain, sumber-sumber Lebanon melaporkan bahwa akibat serangan kelompok Joulani terhadap daerah sekitar desa-desa di wilayah Hermel, beberapa warga Lebanon terluka. Mereka juga menembakkan roket ke arah kota al-Kuakh, di utara Hermel, yang menyebabkan lebih banyak korban luka di pihak warga sipil Lebanon.

Hari ini, sumber media melaporkan bahwa suku-suku Lebanon berhasil menjatuhkan sebuah drone milik Tahrir al-Sham di perbatasan Lebanon-Suriah.

Sumber-sumber tersebut juga mengungkapkan bahwa bentrokan antara kelompok bersenjata yang berafiliasi dengan Tahrir al-Sham dan suku-suku Lebanon di wilayah Bekaa, timur Lebanon, kembali berkobar.

Bentrokan ini terus berlanjut meskipun dalam percakapan telepon antara Presiden Lebanon, Joseph Aoun, dan pemimpin sementara Suriah, Ahmad al-Sharaa (Al-Julani), kedua belah pihak telah sepakat untuk mengkoordinasikan upaya mengamankan perbatasan dan melindungi warga sipil dari serangan.

Sebelumnya, sumber lokal di Lebanon melaporkan bahwa kelompok bersenjata Joulani telah menyerang penduduk desa Jarmash, di perbatasan Lebanon.

Selain itu, pasukan bantuan dari suku-suku Jaafar, Zaaiter, serta suku-suku Syiah Arab Lebanon telah tiba untuk mengusir elemen bersenjata Joulani dan memastikan keamanan penuh di desa-desa yang berbatasan dengan Suriah di timur Lebanon.

Sumber-sumber ini menyatakan bahwa perlawanan rakyat Suriah, dalam mendukung suku-suku Hermel di Lebanon dan sebagai respons terhadap kejahatan yang dilakukan Tahrir al-Sham terhadap warga, mereka menyerang sebuah pos militer milik elemen bersenjata Tahrir al-Sham yang berafiliasi dengan pemerintahan Al-Julani di barat daya kota, dengan menggunakan senjata yang sesuai. Serangan ini menewaskan 10 anggota kelompok bersenjata dan menangkap tiga orang lainnya.

Baca juga: Delegasi Korea Selatan Bertemu dengan Menlu Suriah

Secara bersamaan dengan serangan elemen bersenjata pemerintahan Joulani terhadap desa-desa perbatasan Lebanon dan Suriah, jet tempur rezim Zionis Israel juga menyerang Lembah Bekaa di Lebanon. Menurut sumber-sumber Suriah, serangan ini menunjukkan adanya koordinasi antara pemerintahan Joulani dan rezim Zionis dalam menargetkan Lebanon.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *