AS atau Israel di Balik Serangan terhadap Kilang Minyak Lanaz di Erbil

Erbil, Purna Warta – Sebuah sumber militer mengatakan kepada Tasnim bahwa serangan drone baru-baru ini terhadap kilang minyak Lanaz di Erbil di Wilayah Kurdistan Irak, yang dilaporkan oleh Reuters, tidak dilakukan oleh Iran atau kelompok perlawanan.

“Informasi kami menunjukkan bahwa serangan ini dilakukan oleh Amerika atau Israel di bawah ‘bendera palsu,’ dan tujuannya adalah untuk memperluas perang secara tidak perlu terhadap target yang bukan bagian dari basis data target Iran dan perlawanan,” kata sumber militer tersebut kepada Tasnim.

“Jika Iran atau kelompok perlawanan menyerang lokasi mana pun, mereka akan mengumumkannya secara resmi. Kepentingan AS dan Israel di kawasan ini tentu menjadi target kami, tetapi musuh-musuh ini ingin menghancurkan infrastruktur negara lain dengan kedok perang dengan Iran melalui operasi bendera palsu. Ini adalah peringatan bagi semua negara di kawasan ini agar tidak tertipu oleh AS dan Israel,” tambah sumber tersebut.

Mengenai serangan terhadap radar Bandara Internasional Kuwait, sumber militer tersebut melanjutkan, “Terlepas dari rumor dan pemberitaan yang bias oleh beberapa media Barat, serangan terhadap radar bandara sipil di Kuwait juga dilakukan oleh AS dan Israel dan tidak ada hubungannya dengan Iran.”

AS dan rezim Zionis melancarkan kampanye militer skala besar tanpa provokasi terhadap Iran setelah pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei, bersama dengan beberapa komandan militer senior dan warga sipil pada 28 Februari.

Serangan tersebut melibatkan serangan udara yang luas terhadap lokasi militer dan sipil di seluruh Iran, menyebabkan banyak korban dan kerusakan infrastruktur yang meluas.

Sebagai tanggapan, Angkatan Bersenjata Iran telah melakukan operasi pembalasan, menargetkan posisi Amerika dan Israel di wilayah pendudukan dan di pangkalan-pangkalan regional dengan gelombang rudal dan drone.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *