Teheran, Purna Warta – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengadakan pertemuan terpisah dengan gubernur kota suci Karbala dan Najaf di Irak untuk mengoordinasikan pengaturan prosesi pemakaman Pemimpin Revolusi Islam yang syahid Ayatollah Sayid Ali Khamenei.
Dalam kunjungan resminya ke Irak, Araqchi bertemu dengan Gubernur Karbala Nasif Jassim Al-Khattabi dan Gubernur Najaf Yousef Kanawi sebagai bagian dari konsultasi dengan otoritas Irak dan upaya koordinasi terkait upacara pemakaman.
Dalam pertemuan tersebut, para pejabat Irak menyampaikan belasungkawa atas syahidnya Pemimpin Revolusi Islam Iran, serta sejumlah pejabat dan warga Iran atas agresi militer yang dilakukan rezim Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran.
Gubernur Karbala memuji ketangguhan dan ketabahan bangsa Iran dan menyambut baik keputusan Republik Islam untuk mengadakan upacara pemakaman Pemimpin yang syahid di Irak. Beliau mengumumkan kesiapan penuh pemerintah provinsi dan lembaga lokal untuk memobilisasi semua kapasitas yang tersedia untuk menampung para peziarah dan pelayat serta memastikan upacara diadakan dengan cara yang pantas dan bermartabat.
Gubernur Najaf juga menyampaikan belasungkawa atas kesyahidan Imam, menggambarkannya sebagai sosok yang tak tertandingi dan memiliki banyak segi yang hidupnya meninggalkan prestasi abadi dan kemartirannya akan tetap menjadi sumber inspirasi bagi umat Islam dan orang-orang yang mencari kebebasan di seluruh dunia.
Kanawi lebih lanjut menekankan kesiapan pemerintah daerah Najaf untuk mengerahkan seluruh kapasitas administratif, pelayanan, dan keamanan untuk memastikan upacara tersebut dilakukan dengan cara yang paling bermartabat dan megah, dan menggambarkan peristiwa tersebut sebagai peristiwa bersejarah yang akan semakin memperkuat hubungan persaudaraan dan persahabatan antara negara Iran dan Irak.
Sementara itu, Araqchi menyampaikan apresiasi atas posisi yang diambil oleh para pejabat Irak, otoritas agama senior, dan masyarakat Irak dalam mengekspresikan solidaritas terhadap bangsa Iran.
Dia juga berterima kasih kepada pihak berwenang Irak dan pejabat lokal di Karbala dan Najaf atas kerja sama dan komitmen mereka dalam menyelenggarakan upacara pemakaman di tempat suci tersebut, dan menggambarkan solidaritas tersebut sebagai cerminan dari ikatan agama, sejarah, dan kemanusiaan yang mendalam antara kedua negara.
Kedua belah pihak juga bertukar pandangan mengenai persiapan logistik, fasilitas, dan persyaratan organisasi untuk upacara tersebut dan sepakat untuk melanjutkan koordinasi melalui Kedutaan Besar Iran di Bagdad dan Konsulat Jenderal Iran di Karbala dan Najaf.


