Teheran, Purna Warta – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi memperingatkan terhadap setiap tindakan petualangan yang dilakukan Amerika, menekankan bahwa Iran sepenuhnya siap untuk mempertahankan kedaulatan nasional, integritas teritorial dan keamanannya dan akan menanggapi dengan tegas setiap tindakan agresi.
Araqchi mengadakan percakapan telepon terpisah dengan Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan, Marsekal Asim Munir, dan Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan untuk membahas perkembangan terkini di kawasan.
Selama perundingan, para pejabat bertukar pandangan mengenai konsekuensi tindakan agresif dan destabilisasi AS serta risiko meningkatnya ketegangan dan ketidakamanan di kawasan.
Araqchi memperingatkan terhadap tindakan petualangan apa pun yang dilakukan AS dan menegaskan kembali bahwa Republik Islam Iran sepenuhnya siap menjaga kedaulatan nasional, integritas wilayah, dan keamanan nasionalnya.
Dia menekankan bahwa Angkatan Bersenjata Iran siap memberikan tanggapan tegas terhadap setiap tindakan agresi terhadap negara tersebut.
Percakapan telepon tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan regional dan upaya diplomatik yang bertujuan mencegah konflik yang lebih luas.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa ia telah membatalkan rencana serangan militer terhadap Iran, dengan mengatakan bahwa keputusan tersebut terkait dengan kemajuan dalam negosiasi dan dikondisikan pada prospek untuk mencapai kesepakatan dengan cepat. Dia juga mengklaim bahwa Iran dan “negara-negara Timur Tengah lainnya” telah mendesaknya untuk menahan diri melakukan serangan tersebut.
Sebelum pengumuman Trump, Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman dilaporkan menyatakan keprihatinannya selama percakapan telepon dengan presiden AS mengenai kemungkinan serangan baru Amerika terhadap Iran, dan memperingatkan bahwa tindakan tersebut dapat semakin mengobarkan ketegangan regional.
Iran Memperingatkan Agresi Akan Membawa Konsekuensi Serius
02 Agustus 2026 – 09:39 Berita politik
Iran Memperingatkan Agresi Akan Membawa Konsekuensi Serius
TEHERAN (Tasnim) – Menteri luar negeri Iran memperingatkan bahwa tindakan agresi apa pun yang dilakukan AS atau rezim Israel terhadap Iran akan mendapat tanggapan tegas dan proporsional dari Angkatan Bersenjata negara tersebut, dan menekankan bahwa mereka yang bertanggung jawab akan memikul tanggung jawab penuh atas konsekuensinya.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengadakan percakapan telepon dengan timpalannya dari Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan, pada Sabtu malam sebagai bagian dari konsultasi diplomatik yang sedang berlangsung, membahas kelanjutan plot dan tindakan agresi AS dan Israel di wilayah tersebut.
Araqchi menegaskan kembali kesiapan penuh Iran untuk menjaga kedaulatan negara, integritas wilayah, dan keamanan nasional.
Dia menekankan bahwa setiap agresi atau tindakan bermusuhan yang dilakukan oleh AS atau rezim Zionis, serta setiap partisipasi atau kerja sama negara-negara regional dalam tindakan tersebut, akan ditanggapi dengan tegas dan proporsional oleh Angkatan Bersenjata Iran yang kuat.
Menteri luar negeri Iran memperingatkan bahwa pelaku petualangan semacam itu akan memikul tanggung jawab penuh atas semua konsekuensi yang diakibatkannya.
Percakapan telepon tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan regional dan mengintensifkan upaya diplomatik untuk mencegah eskalasi lebih lanjut.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa ia telah membatalkan rencana serangan terhadap Iran, dengan mengatakan bahwa keputusan tersebut terkait dengan kemajuan dalam perundingan dan bergantung pada kemungkinan tercapainya kesepakatan dengan cepat. Dia juga mengklaim bahwa Iran dan “negara-negara Timur Tengah lainnya” telah memintanya untuk menahan diri melakukan serangan tersebut.
Sebelum pengumuman Trump, Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman dilaporkan telah menyuarakan keprihatinan atas prospek serangan militer baru AS terhadap Iran selama percakapan telepon dengan presiden AS, dan memperingatkan agar tidak terjadi eskalasi lebih lanjut.


