Araqchi: Iran Tidak Terburu-buru Mencapai Kesepakatan

Iran Araqchi Kesepakatan

Teheran, Purna Warta – Meskipun tidak ada upaya yang diabaikan untuk mencabut sanksi terhadap Iran, Kementerian Luar Negeri tidak akan mengorbankan hak-hak warga Iran, termasuk hak untuk pengayaan, demi kesepakatan segera mengenai program nuklir, kata Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi.

Baca juga: Kepala IRGC: Iran tetap Aman Meski berada di Bawah Ancaman Perang

Berbicara kepada ICANA pada hari Minggu, Araqchi menggambarkan negosiasi mengenai program nuklir damai Iran sebagai “pertempuran keinginan”. Ia mencatat bahwa para negosiator nuklir merasa gembira dengan dukungan dari rakyat Iran selama perundingan, seraya menambahkan bahwa negosiasi akan berakhir hanya jika hak-hak warga Iran ditegakkan.

Menepis spekulasi bahwa negosiasi akan berlanjut hingga musim panas, Araqchi mengatakan Iran tidak terburu-buru, tetapi juga tidak menyebabkan penundaan dalam mencapai kesepakatan.

Kementerian Luar Negeri berupaya keras agar sanksi dicabut secepatnya, tetapi tidak dengan cara apa pun, imbuhnya.

Menteri tersebut menekankan bahwa para negosiator akan melanjutkan perundingan dengan sabar dan tenang dan tidak akan pernah mundur dari upaya melindungi hak-hak rakyat Iran, termasuk hak untuk pengayaan uranium.

Pandangan Iran tentang masalah pengayaan telah diperjelas, imbuh menteri tersebut.

Baca juga: PBB Khawatir 427 Rohingya Tewas di Laut Saat Mencari Tempat Berlindung yang Aman

Iran dan AS telah mengadakan lima putaran perundingan sejak 12 April, yang dimediasi oleh Oman, dengan tujuan mencapai kesepakatan tentang program nuklir Iran dan pencabutan sanksi terhadap Teheran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *