Shanaa, Purna Warta – Angkatan Bersenjata Yaman telah melancarkan serangan rudal di Bandara Ben Gurion Tel Aviv untuk mendukung warga Palestina di Jalur Gaza di tengah perang genosida Israel di wilayah yang terkepung tersebut.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Kamis, pasukan Yaman mengatakan mereka menggunakan rudal balistik Zulfiqar dalam operasi tersebut.
Serangan rudal Yaman “berhasil mencapai tujuannya” dan memicu sirene serangan udara di lebih dari 300 kota di seluruh wilayah yang diduduki Israel, tambahnya.
Operasi Yaman tersebut mengungsikan jutaan warga Zionis dan menghentikan lalu lintas udara di Bandara Ben Gurion.
Dalam pernyataan mereka, pasukan Yaman juga berjanji untuk terus mengembangkan kemampuan militer mereka dan meningkatkan pertempuran sebagai bentuk solidaritas dengan rakyat Palestina yang tertindas.
Mereka juga menyatakan bahwa mereka sedang berupaya memperluas serangan terhadap target-target di wilayah pendudukan, serta kapal-kapal yang terkait dengan Israel.
“Operasi ini akan terus berlanjut hingga agresi terhadap Gaza berhenti dan blokade dicabut,” tegas mereka.
Sementara itu, militer Israel mengklaim telah mencegat rudal yang ditembakkan dari Yaman.
Baru-baru ini, pasukan Yaman menenggelamkan dua kapal yang menuju Israel, Magic Seas dan Eternity C, setelah melanggar larangan navigasi di Laut Merah.
Angkatan Bersenjata Yaman memulai kampanye mereka melawan kapal-kapal dan target-target yang berafiliasi dengan Israel di wilayah pendudukan pada November 2023, sebulan setelah rezim perampas kekuasaan melancarkan genosida di Gaza.
Baca juga: Media Israel: Hamas Menata Ulang Komando, Lancarkan Serangan Menggunakan Intelijen Baru di Gaza
Yaman menghentikan serangannya pada bulan Januari, ketika Israel menerima gencatan senjata di Gaza.
Namun, dua bulan kemudian, Israel secara sepihak melanggar gencatan senjata di Gaza dan melanjutkan agresinya, yang mendorong pasukan Yaman untuk melanjutkan operasi mereka dalam mendukung Palestina.


