Jakarta, Purna Warta – Setelah menunggu selama dua minggu di Tunisia, Wanda Hamidah akhirnya berhasil berlayar menuju Gaza. Ia berangkat dengan kapal terakhir, bergabung dengan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla. Perjuangan untuk mempertahankan namanya di daftar delegasi sangatlah sulit, seperti yang ia ceritakan sebelumnya.
Baca juga: BPJS Kesehatan Tegaskan Kesehatan Jiwa adalah Hak Seluruh Peserta JKN
Banyak delegasi dari berbagai negara, termasuk Indonesia, telah memutuskan untuk kembali. Namun, Wanda Hamidah memilih untuk tetap tinggal di Tunisia, bersabar menunggu keberangkatan kapal terakhir. detikcom sudah berupaya menghubungi Wanda melalui pesan singkat, tetapi belum mendapatkan respons langsung.
Kesabaran Wanda berbuah manis. Dengan penuh rasa syukur, ia berhasil mendapatkan tempat di kapal. “Indonesia, alhamdulillah insyaallah bismillah kita akan berlayar menuju Gaza,” kata Wanda Hamidah, sambil memegang bendera Merah Putih.
Wanda Hamidah berlayar ke Gaza dengan kapal bernama Kaiser, ditemani oleh delegasi dari Aljazair dan Tunisia. Mereka berangkat dari pelabuhan Sidi Bou Said, Tunisia, pada Selasa (16/9/2025) sekitar pukul 21.40 waktu setempat.
Baca juga: Pemerintah Tetapkan 27 September sebagai Hari Komedi Nasional
Dalam misi ini, Wanda, ibu dari empat anak, menjadi satu-satunya perempuan di kapal tersebut. Ia sempat menceritakan melalui unggahan Reels-nya bahwa tidak mudah untuk bisa masuk dalam daftar delegasi yang berlayar. Momen keberangkatan ini juga diabadikan oleh Chiki Fawzi, yang turut berada di Tunisia. Keduanya terlihat berurai air mata saat berpisah.


