Rekening Penerima Bansos yang Dipakai Judi Online Langsung Ditutup

Jakarta, Purna Warta – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, menyatakan bahwa pemerintah telah mengambil tindakan tegas terhadap rekening penerima bantuan sosial (bansos) yang terbukti digunakan untuk bermain judi online. Penutupan rekening dan penghentian bansos dilakukan secara langsung setelah data penerima diverifikasi.

Baca juga: Bunga Pinjaman Koperasi Desa Merah Putih Dipatok 6%, Mirip KUR

“Langsung dihentikan, langsung dihentikan bantuannya, rekeningnya langsung ditutup,” ujar Cak Imin di Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Senin (14/7/2025) malam.

Cak Imin menjelaskan bahwa langkah ini merupakan hasil koordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Menurutnya, bansos untuk rekening yang terindikasi judi online akan otomatis terhenti.

“Otomatis PPATK menutup. Ini khusus bansos, yang rekening penerima bansos yang digunakan untuk judol langsung ditutup,” tegasnya.

Sebelumnya, Cak Imin mengungkapkan bahwa isu bansos yang dijadikan modal judi online menjadi salah satu pembahasan dalam rapat terbatas Menko dengan Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu lalu. Selain itu, rapat juga membahas berbagai topik lain di bawah lingkup Menko PM.

“Banyak. PM itu mulai dari bansos, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, apa lagi? Tentang koperasi desa, tentang sekolah rakyat. Banyak kita. Soal judol kita diskusikan, kita carikan solusi-solusi, termasuk sanksi,” kata Cak Imin kepada wartawan setelah pengukuhan PB IKA PMII di Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (13/7).

Cak Imin menambahkan bahwa rapat terbatas tersebut mencakup semua aspek yang menjadi bidang Menko PM, dengan para menteri melaporkan perkembangan pekerjaan masing-masing.

Baca juga: PSSI Tingkatkan Kualitas Wasit Super League 2025/2026 dengan Instruktur FIFA

“Sehingga dari tujuh menko, semua bidang, semua sektor, semua dalam pembicaraan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Cak Imin menyampaikan pesan Presiden Prabowo yang menekankan agar seluruh menteri bekerja dengan serius, terutama saat Presiden melakukan kunjungan ke luar negeri.

“Presiden lebih menekankan selama di luar negeri para menteri diminta bekerja serius,” ungkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *