Jakarta, Purna Warta – Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa keselamatan suatu bangsa dijamin oleh kekuatan sistem pertahanan yang dimilikinya. Karena itu, ia menilai penting bagi sebuah negara untuk terus mengikuti perkembangan teknologi pertahanan demi menjaga kedaulatan dan kemerdekaannya.
Baca juga: Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 118 FIFA, Semakin Dekati Vietnam
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat membuka acara Indonesia Defence 2025 yang digelar di JiExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Rabu (12/6/2025). Dalam sambutannya, Prabowo menyampaikan bahwa pameran ini menjadi wadah strategis bagi pelaku industri pertahanan dalam negeri untuk memperkuat kolaborasi, baik secara internal maupun dengan negara-negara sahabat.
“Expo ini dimaksud untuk memberi kesempatan bagi industri pertahanan dalam negeri. Industri pertahanan negara-negara sahabat, dunia akademisi di Indonesia semua unsur-unsur pimpinan politik dan kemasyarakatan,” ujar Prabowo.
“Dan tentunya generasi muda RI. Untuk mengikuti perkembangan teknologi dan sains khususnya di bidang pertahanan,” lanjut Prabowo.
Mantan Danjen Kopassus itu juga menyoroti pentingnya kesiapan pertahanan, meskipun tidak sedang menghadapi perang. Ia menekankan bahwa perang bukanlah sesuatu yang diharapkan, namun tetap harus diantisipasi.
“Keselamatan suatu bangsa harus dijamin oleh pertahanan suatu bangsa. Tidak ada bangsa yang waras yang menghendaki perang. Perang adalah kegiatan manusia yang destruktif. Perang adalah menimbulkan kehancuran,” ujarnya.
Prabowo kemudian mengingatkan bahwa bangsa yang abai terhadap pertahanan akan kehilangan kedaulatannya, bahkan menjadi bangsa yang diperbudak oleh kekuatan lain.
“Tapi, sejarah manusia mengajarkan bahwa suatu bangsa yang tidak mau investasi terhadap pertahanannya sendiri biasanya kedaulatannya dirampas, biasanya kemerdekaannya dirampas. Biasanya bangsa itu menjadi bangsa budak,” ujar Prabowo.
Menurut Prabowo, pengalaman sejarah Indonesia membuktikan pentingnya kekuatan pertahanan dalam menjaga kemerdekaan. Oleh karena itu, pemerintahannya berkomitmen untuk terus memperkuat sistem pertahanan demi menjamin kemerdekaan dan kesejahteraan rakyat Indonesia.
Baca juga: Kemensos Buka 1.544 Formasi Guru Sekolah Rakyat, Pendaftaran hingga 12 Juni 2025
“Ini adalah ajaran sejarah karena itu bangsa Indonesia dari awal mengatakan bahwa bangsa Indonesia cinta damai tetapi bangsa Indonesia lebih cinta kemerdekaan,” ujar Prabowo.
“Pertahanan adalah salah satu jaminan terhadap kemerdekaan terhadap kesejahteraan. Sejarah kita sendiri telah mengajarkan kepada kita bahwa ratusan tahun negara kita diduduki oleh bangsa-bangsa lain. Diduduki dan rakyat kita masyarakat kita budaya kita, politik kita dihancurkan dan kita menjadi milik bangsa lain dan kekayaan kita diambil,” lanjutnya.


