Prabowo Kembangkan Genteng Sabut Kelapa untuk Rumah di Daerah Rawan Gempa

Jakarta, Purna Warta – Presiden Prabowo Subianto tengah mengupayakan pengembangan material genteng ringan untuk digunakan pada rumah di daerah rawan gempa.

Hal tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat menghadiri peluncuran 500.000 genteng dari Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (2/10/2026).

Tito mengatakan, penggunaan genteng tanah liat memang didorong pemerintah untuk rumah-rumah masyarakat, tetapi terdapat tantangan ketika diterapkan di wilayah yang rawan gempa.

Pasalnya, masyarakat di daerah tersebut cenderung memilih material atap yang lebih ringan seperti seng.

“Saya muter daerah-daerah rawan gempa, mereka pilihnya yang ringan. Makanya mereka pilih seng,” ujar Tito.

Menurut Tito, seng dipilih karena bobotnya ringan.

Namun, material tersebut memiliki sejumlah kekurangan dibandingkan genteng tanah liat, antara lain dari sisi kenyamanan dan estetika.

“Tapi sebetulnya tidak indah. Bapak Presiden sedang mengupayakan untuk mencari bahan genteng, tapi dari bahan yang ringan,” kata Tito.

Tito menyebut, salah satu kemungkinan material yang sedang dikembangkan untuk menghasilkan genteng ringan adalah serabut kelapa.

Meski demikian, Tito mengatakan untuk saat ini penggunaan genteng tanah liat tetap didorong, terutama di wilayah yang relatif aman dari gempa.

Menurut dia, genteng tanah liat memiliki sejumlah keunggulan sebagai material atap rumah.

Salah satunya adalah membuat rumah lebih sejuk karena terdapat ruang yang memungkinkan adanya aliran udara di antara susunan genteng.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *