Laga Grup C Piala Presiden Digelar Tanpa Penonton Imbas dari Meninggalnya Dua Bobotoh

Bandung, Purnawarta – Gelaran sisa pertandingan laga Grup C Piala Presiden 2022 digeser dari Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) ke Stadion Si Jalak Harupat dan tanpa penonton.

Hal tersebut diputuskan Organizing Committee (OC) Piala Presiden yang dikeluarkan 20 Juni. Selain itu, Polda Jabar juga mengeluarkan rekomendasi yang sama, laga Piala Presiden di Si Jalak Harupat tanpa penonton.

Adapun dua laga sisa Piala Presiden adalah Bali United Vs Persebaya Surabaya yang akan digelar pada hari Senin, pada 20 Juni. Lalu Persib Bandung Vs Bhayangkara FC, pada, 21 Juni 2022.

Pemindahan ini adalah imbas dari wafatnya dua suporter Persib Sopiana Yusup dan Ahmad Solihin. Keduanya kehilangan nyawa saat mengantre memasuki GBLA untuk menyaksikan laga Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya, Jumat (16/6).

Diduga panitia pelaksana (Panpel) lalai dalam mengontrol massa. Dari 15 ribu tiket yang disiapkan, faktanya GBLA terisi penuh dengan estimasi dihadiri 40 ribu penonton.

Kejadian ini menimbulkan banyak pro-kontra di kalangan publik sepakbola. Ada yang menyarankan Piala Presiden dihentikan saja sebagaimana diutarakan Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso.

Malahan Sugeng juga meminta Polda Jabar untuk memeriksa Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dan Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita.

Di Piala Presiden, Iriawan berperan sebagai Ketua Steering Committee (SC), sedangkan Akhmad Hadian Lukita Ketua Organizing Committee (OC).

Pihak klub Persib Bandung pun sudah menerima keputusan tersebut, mereka menilai bahwa keputusan itu yang terbaik mengingat resiko hilangnya nyawa seseorang terulang kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *