Surabaya, Purna Warta – Petang tadi, hujan deras terus menerus mengguyur Surabaya yang juga disertai angin kencang. Akibatnya, banjir terjadi di sejumlah ruas jalan, termasuk di Jalan Ketintang Madya.
Sejuah pemantauan wartawan sekitar pukul 20.30 WIB, masih terjadi banjir di sepanjang Jalan Ketintang Madya. Ketinggian banjir hampir menyentuh lutut orang dewasa, atau sekitar 50 sentimeter.
Mereka yang membawa kendaraan roda dua dan berani melintas di jalan itu harus menanggung resiko mogoknya kendaraan mereka. Banyak pula yang motornya mogok kemudian mendorongnya.
“Makin sana makin dalam, itu pada putar balik,” kata Dani yang hendak pulang ke kosnya, Minggu (12/12/2021).
Akhirnya, Dani memilih bertahan menunggu banjir surut. “Ini tadi mau balik dari cari makan. Jadi bertahan dulu di sini,” ungkap Dani.
Hal yang sama diungkapkan Gofur, pengendara roda dua lainnya, yang juga terjebak banjir di Jalan Ketintang Madya. “Setelah Baitusalam (Ketintang) sampai sini (Ketintang Madya). Ini mau pulang kerja,” ungkap Gofur.
Gofur mengakui, banjir akibat hujan deras tahun ini lebih lama surut dibandingkan tahun sebelumnya. “Yang seperti ini baru kali ini, (tahun lalu) nggak kayak gini,” terang Gofur.
Selain di ruas jalan Ketintang Madya, banjir lain juga terjadi di perkampungan Kelurahan Wonocolo, Gang Lebar. Air masuk ke rumah warga. Ali, warga yang rumahnya tergenang mengatakan, banjir belum surut.
“Kondisi masih sama kayak tadi, air masih masuk ke rumah. Biasanya cepat surut kok ini lama, kayaknya ada rumah pompa yang tidak berfungsi. Padahal gorong-gorong sudah dibangun,” jelas Ali


