
PurnaWarta – Pandemi covid-19 memaksa Wang Wei menutup perusahaan pariwisatanya. Anak muda asal Tuanjin itu lalu mengambil 80 ribu yuan dari tabungannya untuk menjual kopi keliling dengan mobil van mikro Suzuki di Beijing. (REUTERS/Thomas Peter).
Wang mulai menjalankan gerai kopi kelilingnya musim panas ini, setelah pameran boot mobil muncul di kota-kota besar di selatan seperti Chengdu, Chongqing dan Guangzhou. Di bawah kanopi yang membentang dari van Wang, pelanggan bersantai di kursi berkemah, dengan lampu-lampu lembut di malam hari melengkapi pengalaman glamping. (REUTERS/Tingshu Wang).
Wang Wei bukanlah satu satunya anak muda China yang merombak bagasi mobilnya menjadi kios keliling. (REUTERS/Tingshu Wang).
Langkah serupa juga dilakukan oleh Pan yang menutup barnya di Shenzhen setelah covid-19 melanda negeri itu. Ia merombak Tesla nya untuk menjual minuman keras dari mobilnya. (REUTERS/Tingshu Wang).
Ekonomi China hampir tidak tumbuh pada April-Juni di mana pengangguran kaum muda masih tinggi mencapai 19,9 persen pada Juli. (REUTERS/Tingshu Wang).






