[FOTO] – Kehormatan Tertinggi: Saat Pelayanan Menjadi Bahasa Cinta untuk Peziarah Al-Hussein (Sa)

Kehormatan Tertinggi: Saat Pelayanan Menjadi Bahasa Cinta untuk Peziarah Al-Hussein (Sa)
Kehormatan Tertinggi: Saat Pelayanan Menjadi Bahasa Cinta untuk Peziarah Al-Hussein (Sa)

Purna Warta – “Menjadi pelayan bagi para peziarah Al-Hussein bukanlah sekadar tugas, melainkan kerinduan jiwa dan kehormatan abadi yang terpatri di relung hati terdalam.”

Di sepanjang jalan suci menuju Karbala, setiap helaan napas pada hari-hari Arbaeen adalah saksi bisu atas ikatan cinta rakyat Irak yang tak terperosok oleh waktu kepada Sang Syahid, Imam Hussein (Sa). Ketulusan mereka mekar dengan begitu indah dan unik, menjelma menjadi lautan kasih yang menyambut jutaan langkah lelah para peziarah.

Tak ada sekat usia, tak ada jeda lelah. Dari jemari renta para sesepuh hingga binar mata anak-anak kecil, baik pria maupun wanita—semua melangkah dengan segenap jiwa. Bagi mereka, membasuh debu di kaki para peziarah dan merawat setiap langkah menuju Karbala adalah ibadah paling agung, sebuah anugerah tak ternilai yang mereka syukuri dengan linangan air mata bahagia.

Dengan kemurahan hati yang tak terbatas dan kehangatan rumah yang dibuka lebar-lebar, rakyat Irak menyulam pemandangan empati, kerendahan hati, dan ketulusan yang abadi. Di sana, di sepanjang jalan cinta itu, melayani bukan lagi tentang memberi, melainkan tentang menyerahkan seluruh hati demi Sang Kekasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *