Arkeolog Selidiki Masjid Jameh Urmia, Salah Satu Masjid Tertua di Iran

Arkeolog Selidiki Masjid Jameh Urmia, Salah Satu Masjid Tertua di Iran

Tehran, Purna Warta Sedikit pekerjaan arkeologi telah dilakukan di Masjid Jameh Urmia, karena para ahli percaya masjid di barat laut Iran ini memiliki warisan budaya dari berbagai era. “Struktur yang ditemukan pada putaran penggalian sebelumnya harus ditinjau kembali dari segi kronologi dan fungsinya,” kata arkeolog Said Sattarnejad, Rabu (19/7).

Dalam hal itu, hasil penggalian saat ini di Masjid Urmia Jameh menunjukkan beberapa struktur yang digali sebelumnya tidak memiliki hubungan ritual-keagamaan dengan masjid dan umumnya sejalan dengan sistem transfer dan penyaluran air, kata arkeolog tersebut.

“Masjid Jameh Urmia dianggap sebagai salah satu masjid tertua di wilayah Azarbaijan di Iran, yang telah direnovasi dan ditambahkan ke struktur arsitekturnya selama periode budaya yang berbeda, dan merupakan salah satu masjid bersejarah paling indah dan penting di negara ini. ” Tambahnya.

Dia mengatakan penggalian arkeologi di masjid ini telah dimulai beberapa tahun yang lalu dan berlanjut hingga sekarang. “Dalam penggalian ini, telah diperoleh bukti sisa-sisa arsitektur dari periode yang berbeda, dan penggalian saat ini bertujuan untuk melengkapi dan merevisi hasil penggalian sebelumnya.”

“Kami baru-baru ini menemukan beberapa peninggalan arsitektur dari abad pertengahan dan akhir Islam,” kata Sattarnejad. “Karya arsitektur ini terbuat dari bahan batu, bata, plester, dan tanah liat. Ruang-ruangnya seringkali berukuran kecil…” jelasnya.

Istilah “Masjid Jameh”, “Masjed-e Jameh” dan “Masjid Jum’at” digunakan di Iran untuk sebuah masjid besar komunal di mana shalat Jumat wajib dilakukan. Frasa ini juga banyak digunakan di negara-negara Muslim lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *