Pejabat-pejabat Iran mengonfirmasi bahwa Amerika Serikat telah mengirimkan sejumlah pesan tidak langsung yang menyatakan minat untuk melanjutkan kembali perundingan nuklir.
Saeed Khatibzadeh, Asisten Menteri Luar Negeri Iran, menyebut bahwa Teheran telah menerima pesan-pesan tersebut dalam beberapa hari terakhir. Namun, ia menegaskan bahwa perundingan hanya bisa berlangsung jika terdapat kepercayaan dasar yang kini dianggap telah rusak akibat agresi AS.
“Negosiasi memerlukan tingkat kepercayaan minimum, dan agresi terang-terangan terhadap Iran praktis telah menghilangkan ruang itu,” ujar Khatibzadeh, mengacu pada serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran.
Ia juga menyebut bahwa saat serangan terjadi, Iran tengah berada dalam proses perundingan, baik dengan AS secara tidak langsung maupun dengan pihak Eropa.


