Di sisi lain, Juru bicara kelompok perlawanan Palestina Hamas, Abdul Latif Al Qanou, mengatakan, penarikan seluruh pasukan Rezim Zionis, dan gencatan senjata permanen, adalah dua syarat yang disampaikan dalam gencatan senjata tahap kedua.
“Kami siap untuk membebaskan seluruh tawanan Israel, secara bersamaan, jika kedua masalah tersebut terwujud,” kata Abdul Latif Al Qanou.
Ia menambahkan, “Rezim Zionis, untuk membunuh rakyat Palestina, menggunakan senjata-senjata terlarang. Sementara senjata-senjata perlawanan adalah garis merah, dan perlucutan senjata tidak bisa ditolerir.”


