Presiden Republik Islam Iran Masoud Pezeshkian pada Selasa dalam pertemuannya dengan Qasim al-Araji, Penasihat Keamanan Nasional Irak di Teheran, menekankan hubungan istimewa antara kedua negara dan menyebut penyambungan jaringan rel kereta Iran–Irak sebagai salah satu poros penting kerja sama strategis.
Presiden Pezeshkian mengatakan: “Percepatan pelaksanaan proyek ini tidak hanya memperkuat hubungan bilateral, tetapi juga memperluas keterhubungan ekonomi kawasan.”
Dia menegaskan pentingnya persatuan dunia Islam, seraya menambahkan bahwa “setiap kali kesatuan dan solidaritas di antara negara-negara Islam terwujud, konspirasi Amerika dan rezim Zionis terhadap bangsa-bangsa kawasan tidak akan berhasil.”
Sementara itu, Qasim al-Araji menegaskan bahwa “keamanan Iran dan Irak tidak dapat dipisahkan,” dan menegaskan komitmen Irak terhadap perjanjian keamanan bilateral, serta menyebut proyek rel kereta tersebut sebagai rencana strategis untuk mempererat integrasi kedua negara.


