Dengan berakhirnya New START dan meningkatnya uji coba nuklir, dunia akan menghadapi kemungkinan pengerahan senjata nuklir tanpa batas untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade.
Hal ini meningkatkan kebutuhan mendesak untuk memutuskan apakah akan memperpanjang perjanjian atau mengembangkan perjanjian baru.
Penundaan apa pun dapat menyebabkan peningkatan risiko strategis dan ketidakstabilan global. Namun, meningkatnya persaingan nuklir AS-Rusia telah membuat masa depan New START diragukan.
Meskipun ada kemungkinan perpanjangan jangka pendek atau perancangan ulang perjanjian, kemungkinan runtuhnya perjanjian sepenuhnya dan dimulainya perlombaan senjata baru sangat serius.
Situasi ini tidak hanya memperburuk hubungan antara kedua kekuatan, tetapi juga membahayakan keamanan global.


