Jaringan Al Jazeera dalam laporan analisisnya mengungkapkan bahwa sebagian besar biaya militer rezim Zionis selama beberapa dekade terakhir berasal dari bantuan keuangan dan militer Washington.
Menurut laporan Pars Today mengutip IRNA, sekitar delapan puluh tahun telah berlalu sejak rezim Zionis, dalam rangka tujuan ekspansionisnya, melancarkan berbagai perang di Gaza, Lebanon, dan Iran. Gelombang ketegangan regional pun tercipta. Sementara itu, dukungan Amerika Serikat terhadap rezim ini terus meningkat. Israel, dengan mengandalkan dukungan persenjataan AS, telah membakar perdamaian dan stabilitas Timur Tengah.
Berdasarkan laporan ini, total bantuan AS kepada Israel sejak Perang Dunia II hingga kini telah melampaui 300 miliar dolar. Jumlah ini mencakup bantuan militer dan ekonomi, menjadikan Tel Aviv sebagai penerima bantuan luar negeri AS terbesar dalam sejarah modern. Padahal, Tel Aviv dan Washington tidak terikat pakta pertahanan timbal balik resmi seperti perjanjian Washington dengan NATO atau Jepang.


