Data resmi menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Jepang pada triwulan ketiga tahun ini (2025) menjadi negatif karena kebijakan Donald Trump, presiden Amerika Serikat. Statistik pemerintah Jepang menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi negara tersebut pada triwulan ketiga tahun ini mencapai minus 2 persen.
Ini adalah pertama kalinya dalam satu setengah tahun terakhir pertumbuhan ekonomi Jepang menjadi negatif dalam sebuah periode tiga bulan.
Alasan utama turunnya pertumbuhan ekonomi negara Asia besar ini adalah penerapan tarif atas impor barang-barang Jepang ke Amerika Serikat dan turunnya ekspor Jepang, sehingga data resmi menunjukkan bahwa ekspor mobil Jepang ke Amerika Serikat menurun secara drastis.


