Arab Saudi Bombardir Yaman 760 Kali Sejak Tingkatkan Agresi

bom

Sana’a, Purna Warta – Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman, Brigadir Jenderal Yahya Saree, mengatakan bahwa Arab Saudi telah melakukan 760 kali serangan udara terhadap Yaman sejak meningkatkan serangannya terhadap negara tersebut. Ia memperingatkan bahwa agresi Riyadh yang terus berlanjut akan memicu respons yang lebih kuat.

Saree mengatakan pada Minggu bahwa pesawat-pesawat tempur Arab Saudi telah melancarkan 28 serangan udara terhadap Yaman dalam 24 jam sebelumnya, dengan menggunakan jet tempur F-15 dan Eurofighter Typhoon yang diterbangkan dari pangkalan udara Khamis Mushait dan Taif.

Ia mengatakan bahwa serangan-serangan tersebut menyasar provinsi Ta’iz, al-Jawf, dan Ma’rib.

Sementara itu, juru bicara pemerintah Yaman, Omar Al-Bukaiti, memperingatkan bahwa serangan Saudi yang terus berlanjut terhadap sasaran-sasaran sipil akan memicu pembalasan Yaman yang lebih kuat berdasarkan prinsip “eskalasi dibalas dengan eskalasi dan pengepungan dibalas dengan pengepungan”, serta hak Yaman untuk membela diri.

Al-Bukaiti mengatakan sebelumnya pada hari yang sama bahwa pesawat-pesawat tempur Arab Saudi yang beroperasi dari Khamis Mushait dan Taif telah melancarkan 732 serangan udara terhadap Yaman. Ia menggambarkan serangan-serangan tersebut sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan Yaman dan tindakan pertumpahan darah terhadap rakyat Yaman.

Ia mengatakan bahwa pesawat-pesawat Saudi juga telah menyerang kawasan-kawasan sipil di ibu kota Sana’a.

“Serangan Saudi yang terus berlanjut akan membuat Riyadh membayar harga yang mahal,” ujar Al-Bukaiti. Ia mengatakan bahwa pasukan Yaman akan merespons dengan kemampuan terkuat yang mereka miliki dan tidak akan ragu untuk menyerang sasaran-sasaran Saudi guna mencegah berlanjutnya agresi.

Ia mengatakan bahwa serangan pasukan Yaman dilakukan dengan tingkat presisi yang sangat tinggi dan bahwa angkatan bersenjata negara tersebut mempertahankan disiplin operasional yang ketat.

Al-Bukaiti mengatakan bahwa setiap korban sipil yang disebabkan oleh sistem pertahanan udara Saudi merupakan akibat dari lintasan rudal yang berhasil dicegat. Ia juga membantah klaim Saudi bahwa pasukan Yaman telah menyerang kota suci Makkah, dengan menyebut tuduhan tersebut sebagai “kebohongan terang-terangan.”

Angkatan Bersenjata Yaman baru-baru ini berhasil mendorong mundur milisi Yaman yang didukung Arab Saudi dari sejumlah wilayah di pesisir barat negara tersebut, termasuk kota pelabuhan strategis al-Mokha dan beberapa pulau di kawasan pesisir. Mereka juga menyatakan telah memperkuat kendali atas wilayah-wilayah yang menghadap ke Selat Bab al-Mandab yang strategis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *