Purna Warta – Pemerintah Kuba mengatakan bahwa pada hari Rabu bahwa tentara mereka menembak 4 orang dan melukai 6 lainnya yang berupaya menyusup ke dalam negeri menggunakan sebuah speedboat dengan nomor kendaraan dari Florida, Amerika lalu menembaki petugas Kuba.
Baca juga: Ronaldo Membeli Saham Tim Divisi Dua Liga Spanyol Yang Dimiliki Oleh Orang Arab Saudi
Pemerintah Kuba usai kejadian tersebut mengeluarkan pengumuman bahwa 10 orang yang ada di speedboat tersebut merupakan orang-orang Kuba yang tinggal di Amerika dan berupaya untuk menyusup dan menimbulkan kerusuhan.
Pemerintah juga menambahkan bahwa kebanyakan dari 10 orang yang ada di speedboat tersebut memiliki riwayat kejahatan dan kekerasan.
Menteri Luar Negeri Amerika, Marco Rubio mengatakan kepada wartawan bahwa ia sudah diberitahu mengenai peristiwa tersebut dan Amerika kini sedang mengumpulkan informasi untuk menentukan apakah 4 orang yang tewas itu adalah warga negara Amerika atau warga Kuba.
“Kita memiliki sejumlah elemen di dalam pemerintahan Amerika yang berupaya untuk mengidentifikasi peristiwa yang mungkin belum tersedia bagi kita sekarang” ujar Rubio ketika ia sedang berada di Basseterr, St. Kitts dalam rangka menghadiri pertemuan tingkat tinggi negara-negara Karibia.
Dua dari penumpang yang menyusup itu diidentifikasi sebagai Amijail Sanchez Gonzalez dan Leordan Enrique Cruz Gomez yang sebelumnya ditetapkan buron oleh otoritas Kuba akibat keterlibatan mereka dalam mempromosikan, merencanakan, mengorganisir, membiayai dan mendukung aksi-aksi yang dilakukan diluar teritori negara yang terkait dengan aksi-aksi terorisme.


