Tentara Israel Bunuh 3 Warga Palestina di Pos Pemeriksaan al-Quds

Tentara Israel Bunuh 3 Warga Palestina di Pos Pemeriksaan al-Quds

Tepi Barat, Purna Warta Pasukan Israel telah membunuh tiga warga Palestina, termasuk seorang anak perempuan berusia empat tahun, setelah melepaskan tembakan sembarangan terhadap warga sipil di sebuah pos pemeriksaan di barat laut kota al-Quds di Tepi Barat yang diduduki.

Baca Juga : Penguasa De Facto Sudan Tolak Rekonsiliasi dengan RSF Paramiliter

Saksi mata mengatakan kepada media Palestina bahwa pasukan Israel melepaskan tembakan secara acak ke arah orang-orang setelah sebuah insiden mobil, yang mereka klaim sebagai serangan serudukan, terjadi di pos pemeriksaan militer Beit Iksa pada hari Minggu.

Akibatnya, gadis Palestina yang diidentifikasi sebagai Ruqaya Ahmed Odeh Jahaleen ditembak bersama seorang pria Palestina dan istrinya.

Saksi mata mengatakan kepada kantor berita WAFA bahwa pasukan Israel menembak dua kendaraan yang melewati pos pemeriksaan, mengenai pria Palestina yang mengemudikan kendaraannya dan ditemani istrinya. Selain itu, gadis berusia empat tahun yang berada di dalam mobil lain juga tewas tertembak.

Beberapa menit kemudian, sumber lokal mengonfirmasi kematian gadis dan pasangan muda tersebut, yang berasal dari kota tetangga Biddu.

Setelah pembunuhan tersebut, pasukan Israel menutup seluruh pos pemeriksaan, mencegah ambulans Palestina memindahkan para korban ke rumah sakit.

Baca Juga : Tahanan Palestina Ceritakan Cobaan Berat di Penjara Israel yang Mirip Guantanamo

Tepi Barat yang diduduki telah menghadapi peningkatan agresi Israel setelah rezim tersebut memulai perang genosida terhadap Jalur Gaza yang terkepung pada tanggal 7 Oktober. Sejak itu, lebih dari 332 warga Palestina telah dibunuh oleh pasukan atau pemukim Israel di seluruh Tepi Barat, sementara setidaknya 5.600 orang telah dibunuh oleh pasukan Israel atau pemukim Israel di seluruh Tepi Barat. orang telah ditangkap dan lebih dari 3.000 orang terluka.

Jihad Islam: Israel melancarkan kampanye pemusnahan terhadap warga Palestina

Pada hari yang sama, Jihad Islam Palestina mengeluarkan pernyataan sebagai reaksi terhadap kejahatan baru Israel di Tepi Barat.

Gerakan perlawanan yang berbasis di Jalur Gaza menggambarkan pembunuhan pasangan Palestina dan anak tersebut sebagai “kejahatan eksekusi lapangan baru,” yang telah ditambahkan ke dalam kejahatan perang Israel terhadap warga Palestina.

“Kejahatan ini dan kejahatan serupa lainnya adalah bukti bahwa pendudukan melancarkan kampanye pemusnahan, pembersihan etnis, dan pengusiran terhadap rakyat kami di seluruh tanah Palestina,” tambah Jihad Islam.

Baca Juga : Rwanda dan Kongo Bantah Klaim Pembicaraan dengan Israel untuk Menerima Pengungsi Gaza

Gerakan ini juga menyerukan kepada seluruh warga Palestina untuk menanggapi berbagai kejahatan Israel dengan mengintensifkan perlawanan mereka untuk menggagalkan rencana rezim terhadap mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *