Al-Quds, Purna Warta – Dua warga Palestina tewas dan beberapa lainnya terluka pada Senin dini hari ketika sebuah drone Israel menyerang tenda pengungsian di dekat Rumah Sakit Martir Al-Aqsa di Deir al-Balah, Gaza tengah, menurut sumber-sumber medis.
Para korban diidentifikasi sebagai Mohammed Nasser Abu Assad dan Ibrahim Nasser Abu Assad. Tenda tersebut digunakan sebagai tempat berlindung bagi warga Palestina yang mengungsi ketika diserang, kata sumber-sumber di Rumah Sakit Martir Al-Aqsa kepada Anadolu.
Pesawat-pesawat tempur Israel juga melancarkan dua serangan di dekat rumah sakit tersebut, sementara artileri Israel menembaki wilayah di sebelah selatan kamp pengungsi Maghazi di Gaza tengah.
Serangan terbaru itu terjadi beberapa jam setelah serangkaian serangan Israel di Gaza tengah dan selatan menewaskan dua warga Palestina, termasuk seorang anak, serta melukai 14 lainnya.
Sumber medis di Rumah Sakit Martir Al-Aqsa mengatakan dua orang tewas dan tujuh lainnya terluka dalam serangan Israel terhadap Az-Zawayda di Gaza tengah, tak lama setelah tentara Israel mengeluarkan peringatan evakuasi.
Dengan tambahan korban terbaru tersebut, jumlah warga Palestina yang tewas dalam serangan Israel di Gaza sejak apa yang disebut sebagai gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober 2025 telah mencapai 1.286 orang, menurut Kementerian Kesehatan wilayah yang terkepung tersebut.
Sejak perang genosida Israel terhadap warga Palestina di Gaza dimulai pada Oktober 2023, rezim tersebut telah menewaskan lebih dari 73.400 warga Palestina di wilayah tersebut.
Perang selama dua tahun itu telah mengubah berbagai kota menjadi puing-puing dan menyebabkan lebih dari satu juta orang mengungsi.
Penilaian satelit terbaru menunjukkan bahwa kerusakan bangunan di Gaza telah meningkat hampir 10 persen sejak gencatan senjata yang rapuh antara Hamas dan rezim Israel pada Oktober, menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa.


