Al-Quds, Purna Warta – Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri rezim Zionis, menggelar konsultasi keamanan dengan para pejabat militer setelah melakukan pembicaraan telepon dengan Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.
Menurut laporan yang dikutip oleh Khabar Online, Otoritas Penyiaran dan Televisi Rezim Zionis mengumumkan kabar tersebut, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai isi pertemuan keamanan tersebut.
Sebagaimana dilaporkan IRNA dengan mengutip jaringan Al Jazeera, Channel 12 Israel melaporkan bahwa percakapan telepon antara Netanyahu dan Trump telah berakhir, namun belum ada informasi yang dipublikasikan mengenai isi maupun hasil pembicaraan tersebut.
Sebelumnya, jurnalis Israel Amichai Stein mengumumkan bahwa dalam rapat tersebut Netanyahu akan didampingi oleh Yisrael Katz, Menteri Perang Israel, serta para komandan senior lembaga-lembaga keamanan rezim tersebut.
Sementara itu, Channel 15 televisi Israel melaporkan bahwa Netanyahu akan mengadakan pertemuan luas mengenai Iran setelah menyelesaikan pembicaraan teleponnya dengan Trump.
Percakapan antara Netanyahu dan Trump berlangsung setelah Presiden Amerika Serikat pada Minggu malam mengatakan kepada Axios:
“Saya akan menelepon Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sekarang juga dan mengatakan kepadanya agar tidak membalas serangan Iran.”
Beberapa saat lalu, Trump juga mengatakan kepada Fox News:
“Saya akan mengatakan kepada Iran: kalian sudah menembakkan rudal-rudal kalian. Cukup. Kembalilah ke meja perundingan dan capailah kesepakatan.”
Ia menambahkan bahwa Iran “sudah dekat dengan sebuah kesepakatan” dan bahwa Washington telah berupaya mencegah saling serang serta eskalasi ketegangan.
Trump melanjutkan:
“Serangan Iran tidak menyebabkan korban. Saya berharap Israel tidak melakukan pembalasan. Jika Bibi (Netanyahu) menyerang mereka sebagai balasan, maka situasi ini akan terus berlanjut seperti yang telah terjadi selama 47 tahun terakhir, atau bahkan 3.000 tahun terakhir.”
Presiden AS itu juga mengatakan:
“Kami sangat dekat dengan kesepakatan akhir dengan Iran. Ini akan menjadi kesepakatan yang baik. Saya tidak ingin kesepakatan itu runtuh karena apa yang sedang terjadi sekarang.”
Ia menegaskan:
“Saya akan menelepon Bibi sekarang juga dan memintanya agar tidak melakukan pembalasan. Masing-masing pihak sudah melampiaskan aksinya. Israel telah melancarkan serangannya dan Iran juga telah melancarkan serangannya. Kita tidak memerlukan serangan lain.”
Pernyataan-pernyataan tersebut disampaikan setelah terjadi serangan rudal terhadap rezim Zionis yang memicu sirene peringatan di berbagai wilayah, termasuk Dataran Tinggi Golan, Tiberias, Safad, Afula, Nazareth, Karmiel, wilayah selatan Haifa, Galilea Tengah, Al-Khadera, dan kota Haifa.


