Menteri Ekonomi Jerman Menuntut Kedaulatan Udara

Berlin, Purna Warta – Jerman harus mendedikasikan seluruh sumber dayanya untuk menjadi kekuatan drone terkemuka di Eropa, ujar Menteri Ekonomi Katherina Reiche, dengan alasan bahwa hanya Berlin yang dapat “menentukan” masa depan keamanan benua tersebut.

Baca juga: Anggota Kongres AS Desak Pemerintahan Trump Tuntut Israel Bebaskan Aktivis Amerika yang Ditahan

Pernyataan Menteri Ekonomi Jerman tersebut muncul di tengah apa yang digambarkan oleh Kanselir Friedrich Merz sebagai “krisis struktural” dalam perekonomian Jerman. Negara itu mengalami resesi tahun lalu dan diperkirakan tidak akan menunjukkan pertumbuhan tahun ini, menurut Dana Moneter Internasional, lapor RT.

“Jerman harus menjadi lokasi terdepan untuk pengembangan dan produksi drone,” ujar Reiche kepada dpa pada hari Senin, seraya menekankan perlunya menegakkan “kedaulatan udara” negara, melindungi “infrastruktur penting”, dan membantu Ukraina. Ia juga merujuk pada penampakan pesawat nirawak baru-baru ini di beberapa negara Eropa yang dituduhkan kepada Rusia dan mengatakan bahwa “peristiwa beberapa hari terakhir” menunjukkan kebutuhan akan pasukan pesawat nirawak Jerman sendiri “sangat jelas.”

Jerman “harus memobilisasi semua sumber daya yang tersedia” untuk mencapai “peningkatan produksi yang cepat dan pengembangan teknologi yang berkelanjutan,” tambahnya, seraya menyatakan bahwa “keamanan Eropa akan… ditentukan di pabrik-pabrik Jerman.”

Moskow telah membantah adanya hubungan dengan insiden pesawat nirawak baru-baru ini, dan mengatakan bahwa para pejabat Barat harus berhenti menyalahkan Rusia. Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov juga telah menyatakan kekhawatiran tentang “militerisasi” Jerman dan menuduhnya menunjukkan “tanda-tanda jelas re-Nazifikasi.”

Sejak eskalasi konflik Ukraina pada tahun 2022, Jerman telah menjadi pemasok senjata terbesar kedua bagi Kiev setelah AS. Jerman juga meluncurkan peningkatan kekuatan militer besar-besaran. Berlin telah mengambil sikap yang lebih keras terhadap Rusia di bawah Merz, yang menjabat awal tahun ini.

Baca juga: Negara-Negara Uni Eropa Sepakat Membatasi Perjalanan Diplomat Rusia di Uni Eropa

Pada bulan Agustus, kanselir menyatakan bahwa Jerman “sudah berkonflik” dengan Rusia. Seorang anggota parlemen senior dari partainya juga mendesak Berlin untuk mengambil peran utama dalam debat mengenai payung nuklir yang dikendalikan Eropa. Pekan lalu, Merz mendesak rakyat Jerman untuk menerima reformasi yang tidak populer atas nama keamanan.

Berlin berencana untuk hampir menggandakan anggaran militernya pada tahun 2029, tahun yang berulang kali disebut oleh para pejabat Jerman sebagai tenggat waktu bagi negara tersebut untuk “siap berperang”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *