Media Israel Meniup Genderang Perang

Damidan

Al-Quds, Purna Warta – Saluran televisi Israel Channel 13, dengan menggabungkan laporan mengenai digelarnya rapat kabinet keamanan rezim Zionis dan percakapan telepon antara Trump dan Netanyahu, berupaya mengarahkan opini publik pada sebuah asumsi bahwa Trump telah memberikan lampu hijau untuk serangan ke Iran atau akan segera melakukannya.

Dilaporkan dari Channel 13 televisi rezim Israel menayangkan laporan mengenai langkah-langkah terbaru yang diambil oleh Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri rezim tersebut, kemudian mengemukakan sebuah hipotesis terkait kemungkinan dimulainya perang.

Jurnalis kanal tersebut, Alon Ben David, menegaskan bahwa ia sedang membahas sebuah asumsi, yakni kemungkinan bahwa lampu hijau untuk menyerang Iran dapat diberikan oleh Amerika Serikat dalam waktu dekat.

Jurnalis tersebut menulis: Kabinet keamanan rezim Israel tadi malam mengadakan rapat untuk membahas secara mendalam, dan sebelum itu Netanyahu melakukan percakapan telepon selama lebih dari 40 menit dengan Trump. Selain itu, militer Israel berada dalam status siaga. Perkembangan ini memunculkan asumsi di kalangan masyarakat Israel: apakah mungkin lampu hijau dari Amerika Serikat (untuk menyerang Iran) akan segera diberikan dalam waktu singkat?

Ben David, setelah menyinggung penerbangan pesawat angkut menuju Israel, mengatakan: seorang sumber Israel kepada Channel 13 menyebutkan bahwa percakapan antara para pemimpin Israel dan Amerika berlangsung lebih dari 40 menit, dan Trump memberi Netanyahu penjelasan mengenai hasil kunjungannya ke China.

Ia menambahkan: meskipun belum ada pernyataan resmi dari Amerika Serikat terkait serangan ke Iran, namun di Israel berkembang asumsi bahwa kemungkinan lampu hijau dari Trump untuk tindakan terhadap Iran bisa segera diberikan. Asumsi ini didasarkan pada sejumlah kesimpulan seperti kembalinya Trump dari China atau agenda pembukaan Piala Dunia bulan depan.

Jurnalis Channel 13 tersebut, setelah mengemukakan asumsi itu, juga kembali mengangkat isu berulang mengenai penurunan peluncuran rudal Iran ke Israel untuk menyiratkan bahwa tidak ada ancaman besar yang menanti Israel. Padahal media Israel sendiri mengakui bahwa serangan terhadap peluncur rudal dan kota-kota rudal Iran tidak berdampak signifikan terhadap jalannya perang selama 40 hari.

Alon Ben David juga menyampaikan bahwa pembicaraan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Benjamin Netanyahu tidak memiliki indikasi apa pun mengenai kemungkinan lampu hijau Washington untuk serangan, dan bahwa perkembangan terakhir menunjukkan hal tersebut jauh dari kemungkinan.

Sebelumnya, setelah percakapan antara para pemimpin Amerika Serikat dan Israel, rapat keamanan kabinet Israel juga digelar. Namun ketika para anggota rapat menekan Netanyahu untuk memperluas operasi militer di Lebanon, Perdana Menteri rezim Israel tersebut mengungkapkan bahwa Trump menghalangi langkah itu. Ia mengatakan: menurut Trump, Teheran dan Beirut saling terkait dalam proses negosiasi, dan perluasan serangan di Lebanon akan mengganggu proses negosiasi dengan Iran. Trump tidak menginginkan hal tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *