Mayoritas Warga Israel Menolak Kembalinya Netanyahu sebagai Perdana Menteri

Mukhalif

Al-Quds, Purna Warta – Hasil survei terbaru menunjukkan bahwa mayoritas penduduk wilayah pendudukan Israel menolak kembalinya Benjamin Netanyahu sebagai perdana menteri.

Menurut laporan Kantor Berita Mehr yang mengutip jaringan Al Jazeera, survei yang dilakukan atas permintaan Channel 12 menunjukkan bahwa 56 persen responden menyatakan tidak ingin Netanyahu kembali menjabat sebagai perdana menteri dalam pemerintahan mendatang.

Angka tersebut mencerminkan menurunnya tingkat penerimaan publik terhadap Netanyahu serta tantangan serius yang dihadapinya untuk mempertahankan kekuasaan.

Dalam konteks yang sama, Gadi Eisenkot, mantan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Israel, sebelumnya juga mengkritik kinerja Netanyahu. Ia menyatakan bahwa gencatan senjata terbaru merupakan hasil dari ketidakmampuan Netanyahu mengubah capaian militer menjadi keberhasilan politik.

Ia menambahkan bahwa untuk ketiga kalinya, gencatan senjata “dipaksakan” kepada Israel, alih-alih menghasilkan kemenangan yang menentukan.

Sementara itu, jurnalis Israel Itai Blumenthal juga mengkritik pengumuman gencatan senjata dengan Lebanon. Ia menyatakan bahwa hanya satu minggu sebelum apa yang disebut sebagai “Hari Kemerdekaan”, Presiden Amerika Serikat Donald Trump “memaksakan” gencatan senjata di Lebanon kepada Israel.

Ia menambahkan bahwa keputusan tersebut diambil menjelang momen penting nasional Israel, sementara Netanyahu bahkan tidak berhasil mengesahkannya di dalam kabinet, dan para anggota kabinet justru mengetahui kesepakatan gencatan senjata tersebut melalui unggahan di media sosial Trump.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *