Kemenangan Bersejarah Partai Pendukung Palestina dalam Pemilu Berlin

Berlin

Berlin, Purna Warta – Kemenangan bersejarah partai yang mendukung Palestina dalam pemilihan Parlemen Negara Bagian Berlin telah memicu kekhawatiran dari Ketua Dewan Pusat Yahudi di Jerman.

Berdasarkan hasil resmi sementara yang diumumkan pada Senin dini hari, Partai Kiri (Die Linke), yang dikenal mendukung isu Palestina, meraih kemenangan bersejarah dalam pemilihan Parlemen Negara Bagian Berlin, Jerman. Partai tersebut memperoleh 25,7 persen suara, hasil terbaik sepanjang sejarah partai, sekaligus menempatkannya di posisi teratas.

Partai ini dikenal karena solidaritasnya terhadap perjuangan Palestina dan dukungannya terhadap berbagai demonstrasi yang menentang kebijakan Israel. Di internal partai tersebut terdapat kelompok “Solidaritas dengan Palestina” yang menyerukan agar partai tidak mundur dari sikap tersebut.

Elif Eralp, putri imigran asal Turki, sebelumnya telah ditunjuk sebagai kandidat partai tersebut untuk jabatan wali kota Berlin.

Uni Demokrat Kristen (CDU) yang dipimpin oleh Kanselir Jerman Friedrich Merz menempati posisi kedua dengan 18,8 persen suara, setelah sebelumnya menjadi partai dengan perolehan suara tertinggi pada 2023. Sementara itu, Alternatif untuk Jerman (AfD) berada di posisi ketiga dengan 16,3 persen, disusul Partai Hijau dengan 14,3 persen. Adapun Partai Sosial Demokrat (SPD) memperoleh 12,1 persen suara, yang menjadi hasil terburuk sepanjang sejarahnya di Berlin.

Hasil tersebut membuka peluang pembentukan koalisi sayap kiri yang terdiri atas Partai Kiri, Partai Hijau, dan Partai Sosial Demokrat. Ketiga partai tersebut secara keseluruhan memiliki mayoritas yang diperlukan, yakni 80 dari total 158 kursi di parlemen. Partai Kiri memperoleh 47 kursi, CDU 34 kursi, AfD 29 kursi, Partai Hijau 26 kursi, dan SPD 22 kursi.

Hasil pemilu di Berlin tersebut berlangsung bersamaan dengan kekalahan besar CDU di negara bagian Mecklenburg-Vorpommern. Di wilayah tersebut, CDU hanya memperoleh 4,9 persen suara dan untuk pertama kalinya dalam sejarahnya gagal memperoleh kursi di parlemen negara bagian. Sementara itu, AfD menjadi partai dengan perolehan suara tertinggi dengan 38,2 persen.

Merz menyebut hasil yang diperoleh partainya di kedua negara bagian tersebut sebagai “bencana” dan mengatakan bahwa dirinya akan mengambil “tanggung jawab penuh” untuk mendorong pelaksanaan reformasi.

Di Berlin, kemenangan Partai Kiri yang mendukung Palestina memicu kekhawatiran Josef Schuster, Ketua Dewan Pusat Yahudi di Jerman. Ia menuduh partai tersebut mendukung demonstrasi yang menentang Israel dan menyerukan kepada Partai Hijau serta SPD agar tidak membentuk koalisi dengan Partai Kiri.

Tingkat partisipasi dalam pemilu Berlin mencapai 74,2 persen, meningkat dibandingkan pemilu 2023 yang mencatat tingkat partisipasi sebesar 62,9 persen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *