Ottawa, Purna Warta – Menteri Pertahanan Kanada menyatakan bahwa ia tidak dapat mengonfirmasi maupun membantah apakah Kanada ikut serta dalam sebuah konferensi Israel yang berfokus pada “pelajaran yang dipetik” dari perang di Gaza.
Baca juga: Pasukan Israel Bunuh Seorang Pemuda Palestina, Culik Dua Lainnya Dalam Penggerebekan di Tepi Barat
Ketika ditanya apakah Kanada bergabung dalam “Seminar Internasional untuk Pelajaran dari Perang di Gaza” yang diselenggarakan rezim Israel, saat pembukaan Forum Keamanan Internasional Halifax pada Sabtu, David McGuinty menolak memberikan jawaban langsung, meskipun pihak berwenang Israel sudah memastikan kehadiran Kanada.
“Kanada sedang memantau dan berpartisipasi dalam diskusi mengenai apa yang mungkin terjadi ketika gencatan senjata bertransisi menjadi akhir resmi dari perang. Itu sejauh yang dapat saya bagikan terkait informasi,” kata McGuinty.
Militer rezim tersebut mengumumkan pada Minggu bahwa mereka menjadi tuan rumah sebuah acara selama sepekan terkait “perang dua tahun melawan Hamas di Gaza.”
“Seminar ini dihadiri oleh para komandan dan perwira dari berbagai angkatan bersenjata di seluruh dunia, yang datang untuk mempelajari pengalaman [militer Israel] selama dua tahun terakhir,” demikian pernyataannya.
Menurut militer Israel, negara-negara yang hadir dalam acara tersebut meliputi Kanada, AS, Inggris, Jerman, Finlandia, India, Yunani, Siprus, Republik Ceko, Hongaria, Polandia, Austria, Estonia, Jepang, Maroko, Rumania, Serbia, dan Slovakia.
“Tujuan seminar adalah memperkuat kerja sama, meningkatkan pemahaman terhadap beragam pendekatan operasional, bertukar pengetahuan profesional dan pengalaman antarmiliter peserta, serta memperdalam pemahaman mengenai aktivitas [militer Israel],” lanjut pernyataan tersebut.
Baca juga: Khalil al-Hayya Tekankan Pentingnya Dukungan Umat Islam bagi Rakyat Palestina dan Rekonstruksi Gaza
Para peserta menyaksikan penggunaan sistem AI, robotika, perang siber, serta serangan terkoordinasi yang diarahkan ke penduduk Gaza selama perang genosida, yang menewaskan lebih dari 69.500 warga Palestina dan melukai lebih dari 179.000 orang.
Mereka juga melihat secara langsung skala kehancuran luas yang menimpa Jalur Gaza, termasuk komunitas-komunitas yang hancur rata hingga ke perbatasan Gaza.
Forum Keamanan Internasional Halifax (HISF), yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Nasional Kanada (DND) dan Atlantic Canada Opportunities Agency (ACOA) pada 2009, tetap menjadi ajang tahunan bagi para pejabat Barat untuk membahas tantangan keamanan yang dihadapi pemerintahan mereka.


