Gaza, Purna Warta – Militer Israel telah melancarkan kampanye pemusnahan massal di Kota Gaza, dengan tank dan pesawat tempur meratakan seluruh blok permukiman dalam upaya untuk memperketat pendudukannya atas wilayah yang terkepung tersebut. Semalam, serangan udara Israel yang gencar menghantam Kota Gaza dan Khan Younis, meninggalkan jejak kematian dan kehancuran.
Baca juga: PBB: Lebih dari 36.000 Warga Gaza Mengungsi Akibat Meningkatnya Pengeboman Israel
Di Rumah Sakit Nasser, dokter mengonfirmasi bahwa tiga warga Palestina tewas ketika pesawat tempur Israel mengebom sebuah tenda darurat untuk keluarga-keluarga pengungsi di daerah Asdaa, barat laut Khan Younis.
Rumah Sakit Lapangan Kuwait melaporkan seorang perempuan dan seorang anak tewas dalam serangan pesawat tak berawak Israel lainnya yang menargetkan tenda-tenda di sebelah barat Khan Younis.
Di lingkungan Sheikh Radwan, Kota Gaza, serangan pesawat tak berawak Israel menghancurkan sebuah tempat penampungan bagi para pengungsi, melukai beberapa warga sipil, menurut layanan ambulans di lapangan.
Ini menyusul gelombang pengeboman Israel di Kota Gaza sehari sebelumnya, termasuk serangan di pasar yang ramai yang menewaskan lima orang.
Kantor berita Wafa melaporkan bahwa serangan udara Israel terhadap sebuah rumah di lingkungan Daraj menewaskan sedikitnya dua warga Palestina dan melukai lainnya.
Pasukan Israel juga telah menembaki dan meledakkan rumah-rumah di distrik Zeitoun dan Sabra, menyebabkan lebih banyak keluarga kehilangan tempat tinggal di bawah reruntuhan.
Sumber medis di seluruh Gaza mengatakan setidaknya selusin warga Palestina tewas dalam serangan udara Israel sejak fajar.
Laporan sebelumnya mengonfirmasi lima warga Palestina, termasuk seorang anak, tewas oleh pasukan Israel di Gaza selatan, sementara dua lainnya tewas di Kota Gaza.
Dalam salah satu hari paling berdarah dalam beberapa pekan terakhir, setidaknya 64 warga Palestina dibantai dalam serangan Israel di Gaza pada hari Selasa, termasuk lima orang yang tewas di pasar di Kota Gaza.


