Israel Dilaporkan Perluas Operasi Militer ke Wilayah Baru di Quneitra, Suriah

Israel expand

Al-Quds, Purna warta – Pasukan Israel dilaporkan memasuki wilayah baru di Provinsi Quneitra, Suriah barat daya, dalam perkembangan terbaru operasi militernya di kawasan tersebut.

Menurut laporan Al Mayadeen, pasukan Israel pada Sabtu pagi memasuki Desa Al-Samadaniyah di pedesaan Quneitra. Laporan itu menyebut bahwa pasukan Israel kemudian mendirikan sebuah pos pemeriksaan (checkpoint) di desa tersebut sebagai bagian dari penguatan kehadiran mereka di wilayah itu.

Perkembangan ini terjadi sehari setelah pasukan Israel dilaporkan memasuki kawasan di antara Desa Sisun dan Jamlah di pedesaan barat Provinsi Daraa, Suriah barat daya. Menurut laporan tersebut, setelah memasuki wilayah itu, pasukan Israel mulai memberlakukan pembatasan terhadap pergerakan penduduk setempat.

Sejak jatuhnya pemerintahan Presiden Bashar al-Assad pada Desember 2024, Israel dilaporkan meningkatkan aktivitas militernya di wilayah selatan Suriah. Selain melakukan serangan terhadap sejumlah fasilitas pertahanan dan pangkalan udara Suriah, Israel juga memperluas kehadiran militernya di beberapa wilayah Quneitra dan Daraa.

Israel juga dilaporkan menguasai sejumlah kawasan strategis di Suriah selatan, termasuk wilayah Gunung Hermon (Jabal al-Sheikh) yang berada di perbatasan Suriah, Lebanon, dan wilayah yang dikuasai Israel.

Selain itu, berbagai laporan menyebut bahwa Israel beberapa kali melakukan operasi udara di sekitar pedesaan Damaskus dan Provinsi Suwayda, yang berbatasan dengan Yordania.

Israel telah menguasai Dataran Tinggi Golan sejak Perang Arab-Israel tahun 1967 dan kemudian mencaplok wilayah tersebut pada 1981. Aneksasi itu tidak diakui oleh sebagian besar komunitas internasional, yang tetap menganggap Golan sebagai wilayah Suriah yang diduduki berdasarkan hukum internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *