Tehran, Purna Warta – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan bahwa warisan mulia para syuhada Brigade Qassam, sayap militer Hamas, dalam pertempuran melawan Israel akan menjadi penerang jalan bagi masa depan perlawanan.
Baca juga: Salwan Momika, Penghina Al-Quran Tewas Ditembak di Swedia
Dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat, IRGC menyampaikan belasungkawa atas gugurnya pemimpin legendaris dan pemberani Brigade Qassam, serta beberapa anggota dewan militernya dalam pertempuran melawan rezim Israel.
IRGC menyatakan bahwa warisan gemilang para syuhada ini akan menjadi obor bagi para pejuang Palestina, khususnya dari gerakan Jihad Islam Palestina, dalam perjuangan membebaskan al-Quds dan melenyapkan “tumor kanker” Israel.
Pengumuman Abu Obeida
Pada hari Kamis, Abu Obeida, juru bicara Brigade al-Qassam, mengumumkan gugurnya beberapa pemimpin dewan militer Brigade Qassam dalam pertempuran melawan Israel, termasuk kepala stafnya, Mohammed Deif.
Mohammad ‘Abu Khaled’ Deif dikenal sebagai sosok yang sulit ditangkap dan telah selamat dari setidaknya tujuh upaya pembunuhan oleh Israel. Ia merupakan tokoh utama dalam merancang operasi militer melawan Israel.
Pernyataan IRGC tentang Mohammed Deif dan Perlawanan Palestina
IRGC menggambarkan Mohammed Deif dan para komandan Brigade Qassam lainnya yang gugur sebagai “bintang terang” dalam perjuangan perlawanan Palestina. Mereka telah menciptakan narasi perjuangan, pengorbanan, dan perlawanan yang menginspirasi melawan rezim kriminal Israel.
Pernyataan tersebut juga menegaskan bahwa nama mereka akan terus menggentarkan hati para kriminal Zionis dan pendukungnya. Mereka yang melanjutkan perjuangan ini akan membuktikan bahwa nama para syuhada masih hidup.
IRGC menekankan bahwa kesyahidan Mohammed Deif dan para syuhada Brigade Qassam akan memperkuat kekuatan para pejuang perlawanan Islam dan meningkatkan tekad rakyat Palestina untuk terus berjuang hingga al-Quds terbebaskan.
Rakyat Palestina akan terus menyerang rezim Zionis yang jahat dan rasis hingga akhirnya rezim ini lenyap selamanya, kata pernyataan itu.
Baca juga: Mantan Senator AS Anti-Iran Bob Menendez Dijatuhi Hukuman Penjara 11 Tahun
IRGC juga menyatakan bahwa umat Islam akan terus mendukung front perlawanan dalam perjuangan melawan rezim Israel.
Konfirmasi Kematian Mohammed Deif
Sebelumnya, berbagai media telah melaporkan kematian Mohammed Deif, namun pengumuman pada hari Kamis merupakan konfirmasi resmi pertama dari Hamas mengenai gugurnya pemimpin senior tersebut.
Israel sebelumnya telah mengumumkan pada Agustus 2024 bahwa Mohammed Deif terbunuh dalam serangan udara pada Juli, namun hingga kini kematiannya belum dapat dipastikan.


