Gaza di Ambang Kehancuran: Lembaga Bantuan Internasional Desak Para Pemimpin Dunia Bertindak

Gaza x

Gaza, Purna Warta – Para pimpinan lebih dari dua puluh lembaga bantuan internasional yang bekerja di Gaza mendesak para pemimpin dunia untuk “segera turun tangan” dan menghentikan kampanye genosida Israel di wilayah Palestina itu.

Baca juga: Israel akan Kerahkan Jumlah Kendaraan Bermuatan Bom yang ‘Belum Pernah Terjadi’ di Gaza City

Dengan jumlah korban tewas di Gaza yang telah melampaui 65.000 orang, termasuk lebih dari 20.000 anak-anak, lembaga-lembaga bantuan tersebut memperingatkan pada hari Rabu bahwa hampir satu juta orang lainnya kini “berada di ambang babak yang lebih mematikan lagi dalam kisah Gaza, jika tindakan nyata tidak segera diambil.”

“Ketidakmanusiawian situasi di Gaza sungguh tak dapat diterima,” tulis kelompok tersebut dalam pernyataan bersama.

Mereka memperingatkan bahwa upaya terbaru Israel untuk memaksa penduduk Kota Gaza mengungsi melalui serangan darat ditujukan agar kota terbesar di jalur pesisir itu “sengaja dibuat… tidak layak huni.”

Para pemimpin lembaga bantuan itu mendesak para pemimpin dunia, yang akan berkumpul pekan depan di Perserikatan Bangsa-Bangsa, “untuk bertindak sesuai dengan mandat yang diemban PBB sejak 80 tahun lalu.”

“Jika Negara-Negara Anggota terus memperlakukan kewajiban hukum ini sebagai hal yang opsional, mereka bukan hanya ikut bersalah, tetapi juga menetapkan preseden berbahaya bagi masa depan. Sejarah pasti akan menghakimi momen ini,” tegas mereka.

Baca juga: Hizbullah: Israel Ditakdirkan Akan Runtuh di Hadapan Perlawanan

Surat tersebut ditandatangani oleh para pemimpin lembaga bantuan terkemuka, termasuk MSF International, Norwegian Refugee Council, Oxfam International, Save the Children, dan ActionAid International, dan dikeluarkan setelah sebuah komisi PBB untuk pertama kalinya menyatakan bahwa Israel sedang melakukan genosida di Jalur Gaza.

“Pemerintah harus bertindak untuk mencegah pemusnahan kehidupan di Jalur Gaza, dan mengakhiri kekerasan serta pendudukan. Semua pihak harus menolak kekerasan terhadap warga sipil, mematuhi hukum humaniter internasional, dan mengejar perdamaian,” tambah lembaga-lembaga bantuan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *