Tirana, Purna Warta – Sebuah serangan bom molotov dilakukan pada hari Selasa di gedung Kantor Perdana Menteri selama protes anti-pemerintah di ibu kota Albania.
Ribuan orang berkumpul di depan Kantor Perdana Menteri menyusul seruan dari partai oposisi utama Partai Demokrat (PD), yang menuduh pemerintah melakukan korupsi, lapor Anadolu Agency.
Para pengunjuk rasa, yang menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Edi Rama, melemparkan bom molotov, kembang api, bom asap, dan berbagai benda ke gedung tersebut.
Polisi turun tangan menggunakan gas air mata dan meriam air. Bentrokan juga terjadi antara demonstran dan pasukan keamanan di dekat gedung parlemen.
Beberapa orang terluka selama protes yang berlangsung berjam-jam akibat efek gas air mata dan insiden lainnya.
Para demonstran juga menuntut pengunduran diri Wakil Perdana Menteri dan Menteri Infrastruktur dan Energi Belinda Balluku, yang diskors pada 19 November atas tuduhan korupsi, tetapi kemudian dikembalikan ke jabatannya.
Ratusan petugas polisi dikerahkan selama protes, dan beberapa jalan di Tirana ditutup untuk lalu lintas.
Demonstrasi anti-pemerintah telah diadakan di Albania dalam beberapa bulan terakhir, dengan partai-partai oposisi berjanji untuk terus melakukan protes.


