Partai Aksi Demokratik Bosnia Kecam Dugaan Campur Tangan Israel dalam Urusan Dalam Negeri Negara Tersebut

Demokrat

Sarajevo, Purna Warta – Partai Aksi Demokratik (SDA), partai politik terbesar di Bosnia dan Herzegovina, mengecam pernyataan Menteri Luar Negeri Israel yang menyerukan perlunya “melindungi minoritas Kristen” di negara tersebut. SDA menilai pernyataan itu sebagai bentuk campur tangan langsung dalam urusan dalam negeri Bosnia dan Herzegovina.

SDA mengkritik keras Gideon Sa’ar setelah ia menyatakan perlunya perlindungan terhadap minoritas Kristen di Bosnia dan Herzegovina.

Pernyataan tersebut disampaikan Sa’ar melalui platform X setelah pertemuannya pada Senin dengan Željka Cvijanović, salah satu anggota Serbia dalam Dewan Kepresidenan tiga pihak Bosnia dan Herzegovina. Dalam unggahannya, Sa’ar menyebut bahwa mereka membahas pentingnya melindungi minoritas Kristen di negara Balkan tersebut.

SDA mengutuk pernyataan itu dalam sebuah pernyataan resmi yang dipublikasikan di situs partai. Menurut partai tersebut, komentar Sa’ar mencerminkan kelanjutan kampanye propaganda terhadap komunitas Bosnia (Bosniak) yang mayoritas beragama Islam dan merupakan bentuk intervensi langsung terhadap urusan domestik Bosnia dan Herzegovina.

Partai itu juga menegaskan bahwa istilah “minoritas Kristen” tidak sesuai dengan realitas politik dan konstitusional Bosnia dan Herzegovina. Dalam sistem konstitusi negara tersebut, tiga kelompok etnis utama—Bosniak, Serbia, dan Kroasia—diakui sebagai “bangsa konstitutif” yang memiliki kedudukan politik setara dalam struktur negara.

SDA lebih lanjut menyatakan bahwa warga Bosniak tidak mengancam kelompok Serbia maupun Kroasia. Sebaliknya, menurut partai tersebut, komunitas Bosniak dalam sejumlah kasus justru mengalami pembatasan terhadap sebagian hak-hak politik mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *